Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Program Zona Anak hadir sebagai ruang aman bagi anak-anak korban bencana.
  • Anak-anak bisa bermain dan belajar, sementara orang tua fokus membersihkan rumah.
  • Program ini akan terus berjalan hingga anak-anak bisa kembali bersekolah.

Suara.com - Di tengah upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, kondisi psikososial anak-anak menjadi perhatian utama. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Dongeng Ceria memprakarsai Program Zona Anak, sebuah ruang aman bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan mendapatkan pendampingan di tengah situasi darurat.

Perwakilan Dongeng Ceria, Dena, menjelaskan bahwa gagasan ini muncul saat timnya melihat banyak anak bermain di jalanan tanpa pengawasan, sementara orang tua mereka sibuk membersihkan rumah.

"Kondisi itu berbahaya karena risiko kecelakaan dan paparan debu," kata Dena dalam pernyataannya, Selasa (2/1/2026).

Zona Anak dihadirkan agar anak-anak dapat berkumpul di satu lokasi yang aman dan terpantau, sehingga orang tua bisa fokus pada aktivitas pemulihan tanpa rasa khawatir.

Belajar, Bermain, dan Tumbuhkan Kemandirian

Program ini dijalankan secara kolaboratif dengan berbagai lembaga lokal. Salah satu lokasinya berada di Mushola Al Hikmah, Kecamatan Karang Baru, dengan jumlah peserta sekitar 100 anak.

Dena menceritakan, kegiatan dimulai pada pukul 14.00 WIB setiap harinya, setelah salat Zuhur dan makan siang. Rangkaian aktivitasnya meliputi:

  • Ice breaking dan kegiatan motorik seperti menggambar, menulis, dan melipat origami.
  • Salat Asar berjamaah dan mengaji bersama.
  • Menanamkan nilai disiplin dan kemandirian, seperti merapikan sandal dan membersihkan area belajar.

"Dalam kondisi yang memprihatinkan sekalipun, anak-anak tetap harus mendapatkan haknya untuk belajar dan bermain," tutur Dena.

Program Zona Anak akan terus berjalan hingga para siswa dapat kembali bersekolah dengan layak. Dongeng Ceria juga memiliki program pembersihan sekolah untuk membantu mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di sana.

Baca Juga: 42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pupuk Indonesia Siap Salurkan Pupuk Bersubsidi 9,8 Juta Ton pada 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mengenal Super Flu yang Kini Masuk RI, Gejala dan Cara Menanganinya
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kinerja Saham Prajogo Pangestu 2025, CDIA Catat Pertumbuhan Tertinggi
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
ACL 2 dan Super League Padat, Persib Bandung Diminta Cermat Rotasi Jelang Lawan Ratchaburi
• 57 menit lalutvonenews.com
thumb
Foto: Banjir Rob Rendam Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.