Sibolga hingga Aceh Tamiang Kembali Dilanda Banjir, Ini Penjelasan BNPB

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

BNPB mengingatkan bahwa curah hujan tinggi di awal Januari masih berpotensi memicu banjir dan longsor susulan di wilayah Sumatera terdampak bencana. Misalnya terjadi di Sibolga, Sumut, Aceh Tamiang, hingga Kabupaten Agam, Sumbar.

Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menjelaskan penyebab hal itu bisa terjadi. Salah satu faktornya adalah tanah jenuh.

"Selain pemulihan dan perbaikan akses yang sempat putus di titik-titik jembatan, untuk normalisasi sungai juga terus kita percepat. Sebab, di awal tahun ini memang BMKG menyampaikan ada beberapa daerah yang akan mengalami intensitas hujan tinggi dan memang untuk operasi modifikasi cuaca," kata Abdul dalam konferensi pers di BNPB, Jumat (2/1).

Ia menjelaskan, meskipun sudah ada peningkatan armada untuk modifikasi cuaca menjadi 9, potensi banjir dan longsor di lokasi bencana terdahulu masih ada.

"Masing-masing provinsi itu 3 pesawat, tetapi tetap ada beberapa titik yang kemudian masih terjadi bencana banjir dan longsor susulan. Karena ketika kita ketahui penampang infrastruktur keairan yang belum optimal," ungkapnya.

Untuk itu normalisasi sungai pun terus dilakukan di sejumlah titik di 3 provinsi. "Sehingga ini masih terus kita lakukan, ini normalisasi sungai Lawe di Aceh Tenggara, kemudian pembersihan wilayah terdampak juga terus dilakukan, ini kita lihat di Aceh Tamiang, Langkahan Aceh Utara dan Gayo Luwes," ungkap dia.

"Khususnya di wilayah dengan kondisi tanah jenuh air serta infrastruktur sungai dan tanggul yang belum diperbaiki. Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan," sambungnya.

Sebelumnya, banjir susulan kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Nagari Maninjau di Kabupaten Agam, Kota Sibolga, dan Aceh Tamiang.

Di Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, banjir kembali terjadi pada Rabu (31/12) malam setelah Sungai Muara Pisang meluap dan mengalir ke badan jalan menuju Danau Maninjau.

Sementara itu, banjir susulan juga terjadi ampung Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, setelah tanggul sungai dilaporkan jebol pada Kamis (1/1) sore. Luapan air tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menutup akses jalan penghubung antarkecamatan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Pada Jumat (2/1), Sungai Aek Doras meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Studi Ungkap Bahaya Anak Pegang HP Terlalu Dini: Ganggu Tidur - Kesehatan Mental
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Agenda Lengkap Timnas Indonesia Bersama Pelatih Baru di Tahun 2026: FIFA Series Jadi Pembuka
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Mulai 8 Januari 2026, 19.188 SPPG Bakal Beroperasi Serentak
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Dukung Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, PLN Bantu Sambungkan Listrik
• 15 jam laludetik.com
thumb
Arus Balik 2025/2026 Nataru 2026 Mulai Terlihat, 42.478 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
• 20 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.