Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menyebut sampah warga saat malam Tahun Baru, Rabu (31/12/2025) mencapai hampir 5 ton.
Dedik Irianto Kepala DLH Kota Surabaya menyebut, sampah itu terkumpul dari beberapa titik perayaan.
“Jadi untuk tahun ini, tadi malam itu enggak sampai 5 ton sampah yang dihasilkan,” kata Dedik, Jumat (2/1/2026).
Beberapa di antaranya, depan Gedung Negara Grahadi, Taman Mundu, Kota Lama, hingga Taman Suroboyo.
“Itu yang ngumpulnya masyarakat di sana. Tapi sampahnya juga enggak terlalu banyak,” jelasnya.
Sampah paling banyak yang diangkut DLH adalah botol plastik, kardus, dan sampah sisa makanan dan minuman.
Jumlah sampah saat malam pergantian tahun kemarin, menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau tahun kemarin kurang lebih 14 ton yang tahun kemarin,” ujarnya.
Ia mengatakan, menurunnya volume sampah karena sudah ada imbauan dari Pemkot Surabaya.
Warga diminta tidak merayakan Tahun Baru dengan berlebihan, mengingat Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh masih terdampak musibah bencana.
“Tahun ini memang sudah ada imbauan tidak mengadakan acara yang ramai, karena ada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera, sehingga aktivitas masyarakat di lapangan pun juga banyak berkurang,” tutupnya.(lta/wld/iss)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461317/original/005287200_1767368421-IMG_6209.jpg)
