Volume Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Turun Signifikan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Surabaya: Volume sampah pasca-perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Surabaya menurun secara signifikan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat, timbulan sampah dari aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun tidak sampai 5 ton, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 14 ton.

“Tahun lalu timbulan sampah malam tahun baru mencapai kurang lebih 14 ton. Tahun ini tidak sampai 5 ton. Artinya terjadi penurunan yang sangat signifikan,” kata Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, Jumat, 2 Januari 2025.

Dedik menyebut penurunan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah. Hal ini juga menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap imbauan Pemerintah Kota Surabaya.
 

Baca Juga :

Volume Sampah di Yogyakarta Meningkat 100 Ton per Hari Selama Libur Nataru

Menurut Dedik, salah satu faktor utama penurunan volume sampah adalah instruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan duka cita atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh.

“Aktivitas masyarakat di lapangan memang berkurang. Warga mengikuti imbauan Pak Wali Kota untuk tidak menggelar perayaan yang terlalu ramai sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” jelas Dedik.

Meski volume sampah menurun drastis, DLH Kota Surabaya tetap menurunkan petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan. Pembersihan difokuskan di sejumlah titik yang biasanya menjadi pusat keramaian, seperti kawasan Gedung Grahadi, Taman Bungkul, Wisata Kota Lama Surabaya, dan Taman Suroboyo.

Dedik menjelaskan bahwa jenis sampah yang terkumpul didominasi oleh sisa aktivitas konsumsi masyarakat, seperti botol plastik, kardus, kemasan makanan, dan sisa makanan. Namun, jumlahnya relatif kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

“Titik-titik itu memang masih menjadi tempat berkumpul warga, tetapi volumenya tidak banyak. Imbauan pemerintah kota didengar dan dijalankan dengan baik,” kata Dedik.


Ilustrasi tumpukan sampah. Medcom.id


Ia menegaskan bahwa angka kurang dari 5 ton tersebut merupakan timbulan sampah khusus dari aktivitas malam tahun baru. Angka itu bukan akumulasi sampah harian Kota Surabaya secara keseluruhan.

"Ini murni sampah dari satu kegiatan malam tahun baru di ruang publik dan jalanan, tidak termasuk sampah rutin rumah tangga di TPS. Jadi perbandingannya sangat jauh dan ini perkembangan yang positif bagi kebersihan Kota Pahlawan,” pungkas Dedik.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Awal Puasa Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi Jadwalnya
• 11 jam laludetik.com
thumb
Resmi Naik 5 Januari 2026, Berikut Daftar Tarif Terbaru Tol Sedyatmo
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Ambisi Laskar Kie Raha, Fajar Fathur Rahman Jadi Kunci Redam Persib Bandung di Super League
• 3 jam lalufajar.co.id
thumb
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap Cuti Bersama 2026 yang Resmi Ditetapkan Pemerintah
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Alasan Friceilda Prillea Polisikan Anrez Adelio Usai Dijanjikan Akan Dinikahi
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.