Insentif dengan Tiongkok: Mobil Murah Dapat lebih Kecil

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Tiongkok telah mengubah program subsidi kendaraan baru untuk 2026. Kebijakan tersebut, mengganti skema insentif tetap, menjadi persentase harga baru, dan tetap memasang batas maksimum nilai subsidi yang bisa diterima pembeli.

Dikutip dari Carnewschina, dalam struktur baru ini, konsumen yang membuang atau memusnahkan kendaraan lama untuk membeli mobil baru akan menerima subsidi sebesar persentase dari Harga mobil baru yang dibelinya.

Contoh, jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).

Sementara itu, pembelian mobil dengan mesin bensin 2.0 liter atau lebih kecil bisa mendapatkan subsidi 10% hingga maksimal 15.000 yuan sekitar Rp 35,7 juta. Bagi yang melakukan tukar tambah mobil bekas, subsidi untuk NEV adalah 8% hingga maksimal 15.000 yuan, dan 6% hingga maksimal 13.000 yuan sekitar Rp31 juta untuk mobil bensin kecil.

Selain itu, program subsidi ini menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi agar konsumen berhak menerima insentif. Kendaraan yang ingin dibuang atau ditukar harus terdaftar atas nama pembeli sebelum 8 Januari 2025, serta sejumlah persyaratan lain terkait pendaftaran dan faktur penjualan mobil baru yang biasanya harus berada dalam provinsi yang sama. (H-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNN Sumsel Gagalkan Pengiriman Liquid Vape Mengandung Narkoba di Banyu Lencir
• 10 jam laludetik.com
thumb
PSIS Semarang Hajar Persipal Palu 2-0, Naik Satu Posisi pada Klasemen
• 51 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Suku Bunga Deposito BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Januari 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Aset Bandar Narkoba Rp3,1 Miliar Disita, Polisi Bongkar Peredaran Beroperasi Selama 11 Tahun
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Jalan Alinda Raya Bekasi Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Khawatir Kecelakaan
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.