IFG Life Umumkan Berakhirnya Masa Tugas Dirut dan Direktur Bisnis Korporasi

bisnis.com
2 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwa IFG alias IFG Life menyampaikan bahwa masa tugas Direktur Utama Budi Tampubolon resmi berakhir per 2 Januari 2026. 

Selain Budi Tampubolon, jabatan Bugi Riagandhy sebagai Direktur Bisnis Korporasi turut berakhir pada tanggal yang sama.

"Sebagaimana Keputusan Para Pemegang Saham Asuransi Jiwa IFG, per 2 Januari 2026, masa tugas Bapak Budi Tampubolon [Direktur Utama] dan Bapak Bugi Riagandhy [Direktur Bisnis Korporasi] di IFG Life telah berakhir," tulis Manajemen IFG Life dalam pengumuman, dikutip Sabtu (3/1/2025). 

Sebagai catatan, karier Budi Tampubolon di industri asuransi dimulai dari bidang aktuaria pada awal 2000-an. Dia tercatat pernah bekerja di sejumlah perusahaan asuransi, antara lain AXA Life Indonesia dan John Hancock Indonesia, sebelum bergabung dengan Cigna Indonesia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Di Cigna, dia menempati posisi Associate Director dan Chief Actuary, dengan fokus pada pengembangan produk dan pengelolaan risiko.

Setelah itu, Budi melanjutkan karier ke InHealth Indonesia sebagai Direktur Teknik dan Operasional. Pada periode tersebut, perannya mencakup pengelolaan operasional dan aspek teknis asuransi kesehatan, khususnya pada segmen korporasi.

Baca Juga

  • IFG Dorong Praktik Pengadaan Transparan Sesuai GCG
  • Jelang Libur Nataru, Ekosistem IFG Optimalkan Perlindungan Masyarakat
  • IFG Life Optimistis Bisnis Tumbuh Positif Tahun Ini, Premi Sudah Naik 8% per Oktober 2025

Budi kemudian bergabung dengan BNI Life Insurance dan menduduki posisi Product and Services Director, sebelum dipercaya sebagai Presiden Direktur. 

Selanjutnya, dia juga tercatat pernah menjabat Presiden Direktur di AXA Financial Indonesia dan Lippo Life Assurance. Dalam sejumlah penugasan tersebut, Budi terlibat dalam pengelolaan bisnis asuransi jiwa di tengah dinamika persaingan dan perubahan regulasi industri.

Sebelum memimpin IFG Life, Budi menjabat Direktur Utama Mandiri Inhealth. Pada masa itu, perusahaan berada dalam proses penyesuaian bisnis dan integrasi ke dalam ekosistem Indonesia Financial Group (IFG).

Pada Juni 2024, Budi ditunjuk sebagai Direktur Utama IFG Life. Dia memimpin perusahaan pada periode pascamerger, dengan agenda utama berupa konsolidasi organisasi, penataan portofolio bisnis, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Masa tugasnya di IFG Life berakhir per 2 Januari 2026 sesuai keputusan pemegang saham.

Di luar peran korporasi, Budi juga tercatat aktif dalam organisasi industri. Dia menjabat Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), yang berperan sebagai wadah koordinasi dan komunikasi pelaku industri asuransi jiwa nasional.

Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Budi, pasar menanti pengganti kursi yang telah ditinggalkan Budi Tampubolon maupun Bugi Riagandhy.

Namun demikian, hingga berita ini ditulis, IFG Life belum menyampaikan informasi lebih lanjut terkait pengisian posisi Direktur Utama maupun Direktur Bisnis Korporasi. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ethereum Akan Bersiap Masuki Fase Utilitas Nyata di 2026
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Longsor, Akses Jalan Terputus di Kabupaten Malang
• 21 jam lalurealita.co
thumb
BMKG: Mayoritas wilayah NTT berpotensi terdampak hujan lebat
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Bakal Beri Penjelasan soal KUHP dan KUHAP Baru Besok
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Bongkar Detail Operasi: Maduro Diciduk di Benteng Superketat, Rakyat Rayakan Runtuhnya Kediktatoran
• 11 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.