Mengenal Apa Itu Reksa Dana Pasar Uang?

metrotvnews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) menjadi pilihan investasi yang populer, terutama bagi investor pemula dan mereka dengan profil risiko konservatif. Produk ini menawarkan likuiditas tinggi dan potensi imbal hasil yang relatif stabil untuk tujuan investasi jangka pendek.

Pengertian RDPU

Reksa Dana Pasar Uang adalah jenis reksa dana yang seluruh portofolionya ditempatkan pada instrumen pasar uang berjangka pendek dengan tenor kurang dari satu tahun. Dana milik investor dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Dana tersebut kemudian ditempatkan pada instrumen likuid seperti deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Negara (SBN) bertenor di bawah satu tahun, obligasi korporasi jangka pendek, serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
 

Baca Juga :

Reksa Dana hingga Emas: Ini Daftar Investasi yang Cocok untuk Pemula



(Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar)

Keuntungan dan risiko

Dari sisi keuntungan, RDPU berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan tabungan atau deposito tunggal karena adanya diversifikasi instrumen. Likuiditasnya juga tergolong tinggi karena dapat dengan mudah dicairkan, serta dikelola oleh Manajer Investasi berpengalaman. Selain itu, keuntungan dari reksa dana bukan merupakan objek pajak penghasilan.

Meski demikian, RDPU tetap memiliki risiko yang perlu diperhatikan investor. Nilai investasi dapat mengalami penurunan akibat risiko pasar, meskipun fluktuasinya relatif lebih rendah dibandingkan reksa dana saham atau campuran. Imbal hasil RDPU juga sensitif terhadap kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Berbeda dengan deposito, investasi reksa dana tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

5 RDPU terbaik

Di Indonesia terdapat 61 manajer investasi yang mengelola produk ini, namun terdapat 5 RDPU yang memiliki performa year-to-date terbaik dilansir dari laman Makmur, berikut daftarnya:

  • Insight Retail Cash Fund (PT Insight Investments Management)
  • Insight Money Syariah (PT Insight Investments Management)
  • Insight Money (PT Insight Investments Management)
  • Avrist Ada Liquid Syariah (PT Avrist Asset Management)
  • Capital Money Market Fund (PT Capital Asset Management)

Investor perlu mengingat bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Sebelum berinvestasi, calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta fund fact sheet untuk mengetahui secara rinci risiko, biaya, dan kebijakan investasi dari setiap produk reksa dana.

Dengan memahami karakteristik, keuntungan, dan risikonya, Reksa Dana Pasar Uang dapat menjadi instrumen yang tepat untuk mengelola bagian likuid dalam portofolio investasi. (Muhammad Adyatma Damardjati)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usai Memilih Damai, Inara Rusli Berencana Mengesahkan Pernikahan dengan Insanul Fahmi
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Ribuan Warga Venezuela Minta AS Bebaskan Presiden Nicolas Maduro
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Gerakan Indonesia Cerah Optimistis Transformasi Budaya Institusi Polri Terjadi di 2026
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Studi: Hewan Kecil Ini Bisa Bikin Mikroplastik Hilang dari Bumi
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Purbaya Perluas Kewenangan DJP Bisa Intip Transaksi Kripto hingga E-wallet
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.