Pakar Ingatkan Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan Primer Antisipasi Super Flu

mediaindonesia.com
3 hari lalu
Cover Berita

KETUA Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Prof. Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan pemerintah pusat dan daerah, termasuk DKI Jakarta, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tingkat primer guna mengantisipasi penyebaran super flu.

“Selalu memperkuat pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat primer yang ada di masyarakat, meningkatkan surveilans, yakni klinik dan surveilans genomik,” kata Tjandra dikutip dari Antara, Sabtu (3/1)

Selain penguatan layanan kesehatan, pemerintah juga diminta untuk mengintensifkan penyuluhan kepada masyarakat terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta langkah pencegahan penularan penyakit.

Tjandra menambahkan, warga yang mengalami gejala seperti flu perlu diimbau untuk menjaga kondisi tubuh, mengenakan masker agar tidak menularkan kepada orang lain, serta beristirahat apabila diperlukan.

Ia juga menyarankan masyarakat segera berkonsultasi ke petugas kesehatan apabila kondisi sakit memberat, serta melaporkan jika ditemukan sejumlah orang dengan gejala serupa di satu lingkungan, baik di rumah, kantor, maupun sekolah.

“Hal ini lantaran ada beberapa orang dengan gejala yang sama, apalagi kalau berat dan mendadak,” kata Tjandra.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah untuk secara terbuka menginformasikan perkembangan super flu atau influenza A H3N2 sub clade K kepada publik. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 62 kasus ditemukan di Indonesia.

Menurut Tjandra, super flu yang disebabkan virus influenza A H3N2 sub clade K sebenarnya telah ada sejak beberapa waktu lalu. Peningkatan kasus yang terjadi di Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat pada Oktober lalu juga dipicu oleh virus H3N2.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa super flu tidak mematikan seperti Covid-19. Seperti flu pada umumnya, seseorang dapat terinfeksi lebih dari satu kali.

Setiap musim dingin, kasus influenza biasanya meningkat di negara empat musim. Namun, di negara tropis seperti Indonesia, lonjakan kasus dinilai tidak terlalu tinggi.

Meski tidak berbahaya seperti Covid-19, Kemenkes tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan istirahat cukup serta rutin berolahraga.

(Ant/P-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga 3 Kripto Naik Gila-gilaan, Bitcoin Kalah Telak
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Ragam Pidato Prabowo di Perayaan Natal Nasional
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Vakum, Direksi Baru Perumda Pasar Makassar Raya Setor Dividen Rp1,3 Miliar di 2025
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Menkum: Mengkaji Komunisme Tidak Dipidana Menurut KUHP
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.