VIVA – Ukuran organ intim pria selalu menjadi momok bagi sebagian orang. Bahkan sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open yang melibagkan 4.109 pria di Amerika Serikat menemukan sekitar 26,4 persen pria mengaku tidak puas dengan ukuran organ intim mereka.
Namun jangan khawatir seorang dokter yang berbasis di New York mengungkap ada satu cara yang bisa membantu kondisi tersebut. Kondisi yang dikenal sebagai penis shrinkage atau penyusutan penis ini selain dengan mengatur pola makan, satu tindakan penting lainnya untuk bisa mengatasinya adalah dengan melakukan olahraga.
"Pastikan kamu menjalani gaya hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi, kurangi alkohol terutama bir, karena bir dapat menurunkan kadar testosteron. Dan tentu saja, mulailah berolahraga. Selain latihan kardio dan latihan kekuatan, penting juga untuk memasukkan latihan otot dasar panggul ke dalam rutinitas harian," kata dia dikutip dari laman ladbible, Minggu 4 Januari 2026.
Menurut Lipnitsky, olahraga yang dimaksud adalah latihan otot dasar panggul. Dia menyebut olahraga tersebut dpat membantu meningkatkan aliran darah ke penis, sehingga berpotensi mencegah terjadinya penyusutan ukuran.
“Latihan ini juga bisa memperbaiki kualitas ereksi dan mencegah masalah disfungsi ereksi,” jelasnya.
Ia menambahkan, latihan dasar panggul bisa dipelajari melalui video panduan, serta menyarankan penggunaan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat.
Tiga Latihan Otot Dasar Panggul yang Bisa Dicoba
1. Latian Kegel Dasar
Kencangkan otot dasar panggul dan tahan selama 3–5 detik, lalu rileks dengan durasi yang sama. Ulangi 10–15 kali, sebanyak tiga kali sehari.
2. Kontraksi Cepat (Quick Pulses)
Kencangkan dan lepaskan otot dasar panggul dengan cepat selama 10 detik.
3. Bridge Exercise
Berbaring telentang, tekuk lutut, lalu angkat pinggul sambil mengencangkan otot dasar panggul. Tahan selama 10 detik, lalu turunkan kembali.
Penyebab Lain Penis Menyusut Seiring Waktu
Merokok
Zat kimia dalam rokok, seperti nikotin dan karbon monoksida, menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah, ujar Kanani kepada The Sun. Ia menambahkan bahwa rokok juga menurunkan produksi dan ketersediaan nitric oxide, zat penting untuk pelebaran pembuluh darah dan proses terjadinya ereksi.




