JEMBER, iNews.id – Kecelakaan beruntun melibatkan truk bermuatan triplek, minibus, dan mobil Elf terjadi di jalur ekstrem Gunung Gumitir, Kabupaten Jember, Sabtu (3/1/2026). Insiden ini mengakibatkan enam orang luka berat. Kemacetan panjang pun terjadi di jalur penghubung Jember-Banyuwangi.
Belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut, namun diduga truk mengalami rem blong saat melintasi jalanan menurun dan menikung tajam di kawasan tersebut.
Berdasarkan rekaman video amatir warga, truk yang melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi tampak kehilangan kendali. Saat berada di tikungan menurun, truk tersebut terguling ke arah kanan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah minibus melaju dari arah berlawanan. Tumpukan triplek yang sangat berat langsung tumpah dan menimpa minibus tersebut hingga kondisinya ringsek parah.
"Empat orang di dalam minibus sempat terjepit bodi mobil. Warga dan relawan langsung bahu-membahu mengevakuasi korban. Mereka mengalami luka serius di bagian tangan dan kaki," ujar Wiji, salah seorang relawan Jalur Gumitir di lokasi kejadian.
Kecelakaan ini juga menyeret mobil Elf yang berada di dekat truk. Mobil Elf yang mengangkut rombongan—terdiri dari enam orang ibu-ibu, dua laki-laki, dan seorang anak—terhempas akibat benturan truk hingga mobil tersebut ikut terguling.
Seorang ibu dan seorang anak perempuan berusia enam tahun harus dilarikan ke Puskesmas Silo karena mengalami luka robek di bagian dahi dan tangan. Beruntung, penumpang Elf lainnya dilaporkan selamat meski mengalami syok berat.
Akibat bodi truk dan tumpahan material triplek yang menutupi sebagian besar badan jalan, arus lalu lintas di jalur nasional Gunung Gumitir mengalami kendala besar.
Pihak kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai antrean kendaraan dari kedua arah.
Polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata serta sopir truk untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman (rem blong) saat menghadapi medan turunan curam.
Pengendara yang hendak melintasi Jalur Gumitir diimbau untuk ekstra waspada, memastikan kondisi rem kendaraan dalam keadaan prima, serta bersabar menghadapi antrean selama proses evakuasi berlangsung..
Original Article



