TNI AD: Senior Terduga Penganiaya Pratu Farkhan Telah Diamankan

kompas.com
2 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) memastikan prajurit senior yang diduga terlibat penganiayaan terhadap Pratu Farkhan Syauqi Marpaung telah diamankan untuk proses penyelidikan.

"Dugaan keterlibatan oknum prajurit senior telah ditindaklanjuti dengan mengamankan yang bersangkutan,” kata Kepala Dinas Angkatan Darat (Kadispenad) TNI (Inf) Brigjen Donny Pramono saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026).

Baca juga: TNI AD Buka Suara soal Kematian Pratu Farkhan, Dugaan Keterlibatan Senior Diselidiki

Saat ini, proses investigasi terhadap pelaku tengah berlangsung oleh unsur komando terkait.

Lebih lanjut, Donny menegaskan bahwa TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan. Dia pun memastikan jika ada pelanggaran maka akan diproses secara hukum. 

“Terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit. Apabila dari hasil penyelidikan terbukti adanya pelanggaran hukum maupun disiplin militer, maka proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas dia.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=penganiayaan prajurit TNI, TNI AD Papua, Proses Hukum Militer, Kematian Pratu Farkhan&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNC8xMzA1NTcwMS90bmktYWQtc2VuaW9yLXRlcmR1Z2EtcGVuZ2FuaWF5YS1wcmF0dS1mYXJraGFuLXRlbGFoLWRpYW1hbmthbg==&q=TNI AD: Senior Terduga Penganiaya Pratu Farkhan Telah Diamankan§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Setelah peristiwa ini, TNI Angkatan Darat melakukan pembinaan terhadap prajurit di satuan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Pimpinan TNI AD berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, adil, dan bertanggung jawab, demi menjaga keadilan bagi almarhum, keluarganya, serta kehormatan institusi TNI Angkatan Darat,” ucap dia.

Pratu Farkhan tewas

Seorang prajurit TNI bernama Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, diduga tewas akibat dianiaya seniornya saat bertugas di Papua.

Pria asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara itu diketahui meninggal pada 31 Desember 2025.

Zakaria Marpaung, ayah Farkhan, mengatakan bahwa mulanya anaknya itu bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti Aceh.

Baca juga: Anakku Bukan Mati di Ujung Senjata, tapi di Tangan Kopral TNI

Seiring berjalannya waktu, Pratu Farkhan ditugaskan untuk masuk ke Papua.

Tetapi, Zakaria tak menyangka hal buruk menimpa anaknya.

"Kabar itu disampaikan sepupunya. Awalnya dia sakit, lalu menghangatkan badan di perapian, di Papua," kata Zakaria saat diwawancarai di Desa Hassan Air Genting pada Sabtu (3/1/2026).

Selanjutnya, menurut dia, prajurit berpangkat Sersan menghampiri Pratu Farkhan untuk menanyakan kondisi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Zakaria mengatakan, saat itu Pratu Farkhan mengaku sakit.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Bencana Sumatera 6 Januari: Korban Meninggal 1.178 Orang, 148 Hilang
• 15 menit lalukumparan.com
thumb
Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Akun ASN Digital yang Lupa Password dan Kode OTP Invalid, Dijamin Mudah dan Aman
• 15 menit laludisway.id
thumb
Polisi Ungkap Fortuner Bertangki Solar 400 Liter di Jagorawi, Sopirnya Kepergok Nyabu
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Saham-saham Energi Melonjak Usai AS Bakal Kelola Perusahaan Minyak Venezuela
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Peluang Franchise Tahun 2026, Ini yang Paling Cuan!
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.