Soal Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakut, Polisi Dalami terkait Ruam dan Mulut Berbusa

kompas.tv
2 hari lalu
Cover Berita
ilustrasi jenazah.  (Sumber: Envato/towfiqu98)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi masih mendalami terkait penyebab tewasnya satu keluarga di rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara atau Jakut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar menuturkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan ihwal penyebab ruam yang ditemukan di jasad korban dan mulut yang mengeluarkan busa.

“Proses penyelidikan masih berjalan dan kami masih melakukan analisa terkait kasus ini,” ucap AKBP Onkoseno, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga: Kasus Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut, Polisi Sebut Periksa 10 Orang: 4 Dijadikan Saksi

Menurut penjelasannya, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi jenazah korban dari rumah sakit (RS) Polri untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Hasil pemeriksaan masih belum keluar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam perkara ini pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi, di mana empat diantaranya dijadikan saksi.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1) pagi.

Satu keluarga tersebut terdiri dari tiga orang, yakni seorang ibu berinisial SS (50) dan dua anaknya berinisial AAB (13) dan AAL (27).

AKBP Onkoseno menuturkan, ketiga jasad itu ditemukan pertama kali oleh keluarga korban yang baru pulang ke rumah, dan mendapati tubuh keluarganya sudah terlentang di dalam kontrakan.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • satu keluarga tewas
  • warakas
  • jakut
  • kematian satu keluarga
  • polisi
  • mulut berbusa
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tak Masalah PDIP di Luar Pemerintah, Asal Kerja Sama
• 20 jam laluidntimes.com
thumb
Presiden Prabowo Percepat Target Swasembada Pangan Nasional
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Buzzer “Bergerak” Setelah Roasting Wapres Gibran, Pandji Bilang Ada Aggarannya, Arie Kriting Sentil Soal Transferan, Ustaz Hilmi Sarankan Ini
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Benarkah Demo dalam KUHP Baru Harus Izin Polisi? Simak Penjabarannya
• 20 jam laludisway.id
thumb
Brasil Pantau Ketat Perbatasan Venezuela usai Serangan AS
• 20 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.