JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah warga berharap Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, tidak lagi menjadi langganan banjir rob.
Salah satunya sopir truk trailer, Zafra (32). Ia meminta pemerintah segera mencari solusi karena banjir rob di jalan tersebut sudah terjadi bertahun-tahun.
“Ini sangat menganggu berharap segera diatasi,” ujar Zafra saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Banjir Rob Masuk Rel Kereta Api Depan JIS, KRL dan Kereta Barang Tetap Melintas
Menurut Zafra, hampir setiap bulan Jalan RE Martadinata terendam banjir rob.
Padahal, jalan ini merupakan akses penting yang dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari truk hingga sepeda motor.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Banjir rob, Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta International Stadium, JIS, Jalan RE Martadinata&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNC8xNjE1MDg3MS9qYWxhbi1kZXBhbi1qaXMta2VyYXAtYmFuamlyLXJvYi13YXJnYS1taW50YS1zb2x1c2ktcGVybWFuZW4=&q=Jalan Depan JIS Kerap Banjir Rob, Warga Minta Solusi Permanen§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Karena itu, ia menilai perbaikan sudah seharusnya dilakukan agar jalan tersebut tidak lagi tergenang saat air laut pasang.
Pengendara motor bernama Renata (26) juga menyampaikan harapan serupa. Ia meminta perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut.
“Ya, harapannya satu diperbaiki lah salurannya supaya enggak menggenang kayak gini, ini sering banget loh begini,” tutur Renata.
Baca juga: Jalan RE Martadinata Disebut Sering Terendam Rob Sejak Pembangunan JIS
Renata menambahkan, banjir rob kerap membuat kendaraan warga mogok saat hendak beraktivitas.
Ketinggian genangan pun berbeda-beda, tergantung kondisi pasang air laut.
Sementara itu, penjaga perlintasan kereta api, Untung (36), berharap tidak ada lagi pembangunan di sekitar Jalan RE Martadinata.
“Sejauh enggak ada pembangunan di sini aman, karena kalau ada pembangunan, tanah turun, air laut akan naik terus,” kata Untung.
Ia mengatakan, sebelum tahun 2018, banjir rob jarang terjadi meski air laut pasang.
Namun, sejak pembangunan JIS dimulai, genangan rob di kawasan tersebut menjadi lebih sering.
Baca juga: Banjir Rob Kembali Genangi Jalan RE Martadinata Depan JIS, Air Capai 30 Cm
Menurut Untung, kondisi itu terjadi karena sudah tidak ada lagi kali atau rawa di sekitar Jalan RE Martadinata yang berfungsi menyerap air laut yang meluap ke daratan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



