Anwar Ibrahim: Presiden Venezuela Maduro dan Istrinya Harus Segera Dibebaskan

liputan6.com
2 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendesak Amerika Serikat untuk segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, yang ditangkap dalam sebuah operasi militer, Sabtu (3/1/2026).

Anwar menyatakan bahwa penangkapan Maduro merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional.

Advertisement

BACA JUGA: Anwar Ibrahim Dorong Menlu Negara ASEAN Cari Jalan Damai Konflik Thailand–Kamboja

“Saya telah mengikuti perkembangan di Venezuela dengan keprihatinan yang mendalam. Pemimpin Venezuela dan istrinya telah ditangkap dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat yang berskala besar dan tidak lazim,” kata Anwar di akun X miliknya.

“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran yang nyata terhadap hukum internasional dan merupakan penggunaan kekuatan yang tidak sah terhadap sebuah negara berdaulat. Presiden Maduro dan istrinya harus segera dibebaskan tanpa penundaan yang tidak semestinya,” tegasnya.

Anwar berpandangan bahwa, apa pun alasannya, penggulingan secara paksa terhadap seorang kepala pemerintahan yang sedang menjabat melalui tindakan eksternal telah menciptakan preseden yang berbahaya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hilmi Gimnastiar Dilarang Bermain Sepak Bola Seumur Hidup Imbas Tendangan Kungfu
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Buruh dan Mahasiswa Kecam Penangkapan Maduro di Kantor Kedubes AS
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemprov Jawa Barat Irit, ASN Kerja di Rumah Setiap Kamis
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Bursa Eropa Terus Cetak Rekor, Data Ekonomi Dukung Pasar Saham
• 42 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Diterpa Isu Kehamilan Icel, Anrez Adelio Klaim Kariernya Tetap Aman 
• 14 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.