Pasar Tenaga Kerja AS Dinilai Masih Lesu, Perekrutan Lemah

kumparan.com
2 hari lalu
Cover Berita

Klaim tunjangan pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat menurun pada pekan terakhir 2025. Penurunan ini menjadi penutup tahun yang penuh dinamika bagi pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam, meski belum menunjukkan perbaikan berarti dari sisi perekrutan.

Mengutip Reuters, data terbaru menunjukkan warga AS mengajukan klaim pengangguran baru dalam jumlah paling sedikit selama sebulan terakhir. Di saat yang sama, jumlah penganggur yang masih menerima bantuan juga menurun dari level tertinggi sebelumnya. Namun, kondisi itu belum cukup menjadi sinyal kuat bahwa pasar kerja mulai pulih, mengingat perekrutan masih cenderung lemah sepanjang tahun pertama Presiden Donald Trump ke Gedung Putih.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat klaim awal tunjangan pengangguran negara bagian untuk pekan yang berakhir pada 27 Desember 2025 turun 16.000 menjadi 199.000 setelah disesuaikan secara musiman. Angka ini menjadi yang terendah sejak akhir November dan berada jauh di bawah perkiraan ekonom yang dihimpun Reuters, yakni 220.000 klaim. Laporan ini dirilis lebih cepat sehari karena libur Tahun Baru.

Dalam beberapa pekan terakhir, angka klaim pengangguran memang bergerak fluktuatif. Hal ini dipengaruhi tantangan penyesuaian musiman menjelang liburan akhir tahun. Para ekonom menilai pasar tenaga kerja AS masih berada dalam kondisi tidak banyak merekrut, tapi juga tidak banyak memecat.

Meski ekonomi AS relatif solid, dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III melaju paling cepat dalam dua tahun, pasar tenaga kerja justru nyaris stagnan. Sejumlah ekonom menilai kebijakan Trump di periode keduanya, seperti tarif impor yang tinggi dan pengetatan imigrasi, turut menekan dinamika pasar kerja karena membatasi pasokan tenaga kerja.

Sementara itu, jumlah orang yang masih menerima tunjangan pengangguran setelah minggu pertama bantuan, yang kerap dijadikan indikator perekrutan turun 47.000 menjadi 1,866 juta pada pekan yang berakhir 20 Desember.

"Penurunan klaim pengangguran awal menjadi 199.000 pada minggu Natal kemungkinan merupakan distorsi penyesuaian musiman lainnya," kata John Ryding, kepala Penasihat Ekonomi di Brean Capital.

"Secara keseluruhan, kami belum melihat peningkatan yang signifikan dalam PHK seperti yang ditunjukkan oleh data ini pada tahun 2025 dengan tingkat klaim rata-rata pada tahun tersebut sebesar 226.100 dibandingkan dengan 223.000 pada tahun 2024," tambahnya.

Sebelumnya, klaim pengangguran berkelanjutan sempat mendekati 2 juta pada akhir Oktober. Namun, angka tersebut perlahan turun seiring berakhirnya tahun dan selesainya penutupan pemerintah federal terlama pada pertengahan November.

Meski menurun, klaim berkelanjutan masih sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini sejalan dengan survei Conference Board yang menunjukkan persepsi konsumen terhadap pasar tenaga kerja memburuk dan kembali ke level awal 2021.

Sepanjang 2025, laju perekrutan tenaga kerja melambat tajam. Hingga November, rata-rata hanya tercipta sekitar 55.000 lapangan kerja baru per bulan, atau sekitar sepertiga dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak perusahaan memilih menahan perekrutan sambil menunggu kejelasan kebijakan Trump dan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Perlambatan ini membuat penciptaan lapangan kerja berada di sekitar titik minimum untuk menahan kenaikan pengangguran. Tingkat pengangguran tercatat naik ke level tertinggi dalam empat tahun, yakni 4,6 persen pada November, meski sebagian dipengaruhi faktor teknis akibat penutupan pemerintah.

Pelacak tingkat pengangguran Federal Reserve Bank of Chicago menunjukkan angka tersebut tetap di level 4,6 persen pada Desember. Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan merilis laporan ketenagakerjaan Desember 2025 pada 9 Januari 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa Hari Ini Magnitudo 3,5 Guncang Pesisir Barat Lampung
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah dan Bangkai KM Putri Sakinah, Dua Korban Masih Hilang
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Pasokan Energi Nasional Selama Libur Nataru 2025-2026 Aman, Posko ESDM Resmi Ditutup
• 22 jam lalupantau.com
thumb
16 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sitaro, Tiga Lainnya Dilaporkan Hilang
• 10 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo: Indonesia Capai Rekor Cadangan Beras 3 Juta Ton
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.