16 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sitaro, Tiga Lainnya Dilaporkan Hilang

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara.

Selain belasan korban tewas, tiga orang dilaporkan hilang dampak banjir bandang di Sitaro yang terjadi pada Senin, 5 Januari 2025, dini hari.

BACA JUGA:Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Akun ASN Digital yang Lupa Password dan Kode OTP Invalid, Dijamin Mudah dan Aman

BACA JUGA:Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Menguat, KPK Buka Suara Soal Dampak Biaya Politik dan Integritas

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, 682 warga yang terdampak banjir bandang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Data sementara, lima korban meninggal dunia telah diidentifikasi, sementara identitas korban lainnya masih dalam proses," kata Abdul Muhari dalam keterangannya pada Selasa, 6 Januari 2025.

Selain itu, 22 orang mengalami luka-luka dirujuk ke puskesmas setempat serta dua orang dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari dan menyebabkan aliran air sungai meluap secara tiba-tiba pada pukul 02.30 WITA.

BACA JUGA:Evaluasi di Hambalang, Prabowo Minta Kabinet Perkuat Langkah 2026

Peristiwa ini berdampak pada empat kecamatan, meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan, dengan sebaran wilayah terdampak di dua kelurahan dan enam desa.

Dari sisi kerusakan, banjir bandang mengakibatkan tujuh unit rumah hanyut, 29 unit rumah rusak berat, dan 112 unit rumah rusak ringan.

Sejumlah akses jalan dilaporkan terputus, serta beberapa bangunan kantor dan infrastruktur mengalami kerusakan. Pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Basarnas, unsur TNI/Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta relawan untuk melakukan pencarian korban hilang, evakuasi warga terdampak, dan pendataan kerusakan.

BACA JUGA:RASAIN, Tendangan 'Kung Fu' Hilmi di Liga 4 Berujung Pemecatan dari Klub Putra Jaya Pasuruan!

Bantuan darurat juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sangkaan Ijazah Palsu Dibalas Wagub Babel Tak Ada yang Dirugikan
• 9 jam laludetik.com
thumb
Bakamla berupaya tambah kapal dan SDM demi perkuat pengawasan di laut
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Masjid Gunungkidul Roboh-Ditinggal Donatur: Warga Salat Jumat di Musala
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Honor rilis HP dengan baterai 10.080mAh dan bodi mirip iPhone 17 Pro? Ini bocorannya
• 18 jam lalubrilio.net
thumb
70 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Grup Chat, Terbanyak di Jakarta
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.