Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Kuala Lumpur
Tunggal Putra Indonesia Alwi Farhan menyambut antusias kesempatan tampil di turnamen Super 1000 Malaysia Open 2026.
Ajang pembuka musim tersebut akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6–11 Januari 2026.
Alwi mengaku bangga bisa langsung tampil di turnamen level tertinggi sejak awal tahun. Menurutnya, pergantian musim juga membuka kembali peluang bagi seluruh pemain untuk memulai persaingan dari titik nol.
“Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Tahun yang baru dimulai dari nol, race to Hangzhou juga kembali terbuka. Pasti ada target yang saya incar ke depannya. Di 2026 ini, turnamen pertama jadi momen semua orang punya semangat dan antusiasme baru, begitu juga saya,” ujar Alwi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Minggu, 4 Januari 2026.
Baca Juga: Malaysia Open 2026: Putri KW Fokus Main Lepas usai Jalani Masa Penyegaran
Ia berharap momentum positif dari turnamen terakhir pada musim sebelumnya bisa berlanjut di Malaysia Open. Alwi menegaskan fokus utamanya adalah memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
“Kita maksimalkan kesempatan dan momentum yang bagus. Setelah kemarin di turnamen terakhir bisa menghasilkan hasil yang baik untuk Indonesia, saya ingin memanfaatkan momentum itu. Semoga saya bisa mengeluarkan permainan terbaik. Tugas saya hanya berusaha, sisanya saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” kata Alwi.
Malaysia Open 2026 menjadi turnamen pembuka bagi Tim Bulutangkis Indonesia pada musim ini. Sebanyak sembilan wakil Indonesia akan tampil, tersebar di lima sektor.
Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat, serta Alwi Farhan. Sementara di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil sebagai unggulan keenam.
Sektor ganda putra diisi tiga pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menempati unggulan keenam, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Ishafani sebagai unggulan kedelapan, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pada sektor ganda putri, Indonesia diwakili pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Adapun sektor ganda campuran menurunkan dua pasangan, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Pada hari pertama pertandingan, Alwi Farhan langsung dihadapkan pada tantangan berat dengan menghadapi pemain unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier.
Editor: Redaktur TVRINews

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
