Habib Rizieq Sentil Slank: Dulu Bela Jokowi, Sekarang Malah Nyerang

fajar.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, mengulik grup band Slank menyusul rilis lagu baru mereka yang terkesan menyerang Presiden ke-7, Jokowi.

Dikatakan Rizieq, sikap Slank nampak tidak konsisten dibandingkan dengan posisi mereka pada masa lalu.

Rizieq mengingatkan kembali pernyataannya pada 2019, saat ia mengaku telah memperingatkan umat mengenai sosok Jokowi.

“Dulu tahun 2019, saya udah kasih tau ummat, ini presiden tukang bohong, bahkan si raja bohong,” ujar Rizieq dikutip pada Minggu (4/1/2026).

Namun saat itu, kata dia, peringatan tersebut justru tidak dipercaya dan dirinya diserang balik.

“Nah dulu banyak yang belain, gak percaya. Nah sekarang baru percaya,” lanjutnya.

“Saudara, dulu, saudara, kita kasih tau, gak percaya. Mana dikatakan, Habib Rizieq bikin hoaks, bikin fitnah,” katanya.

Rizieq kemudian menyinggung peran Slank yang menurutnya berada di barisan pembela Jokowi kala itu.

Ia menyebut band tersebut bahkan membuat lagu yang menyerang FPI dan kalangan santri.

“Sudara, sampai tuh grup band anak-anak muda tuh, apa tuh namanya tuh dulu, Slank. Sudara, wah saking dia bela si pembohong, dia bikin lagu, dia hajar FPI, dia hajar santri,” ucapnya.

Ia mengutip penggalan lirik lagu Slank yang menurutnya menghina kelompok Islam.

“Apa dia bilang, apa tuh ada kelompok, takbir Allahu Akbar perilakunya barbar. Ada lagunya, sudara,” Rizieq menuturkan.

“Dia bikin lagu dan dia nyanyikan, takbir Allahu Akbar perilaku barbar, takbir Allahu Akbar perilaku barbar,” tambahnya.

Kata Rizieq, tindakan tersebut dilakukan demi membela Presiden Jokowi saat itu.

“Demi membela si pembohong, dia hina laskar-laskar FPI yang berjuang menegakkan Amar Ma’ruf Nahi munkar,” tegasnya.

Ia lalu menyinggung lagu terbaru Slank yang berjudul Republik Fufufafah, yang menurutnya kini justru menyerang mantan presiden.

“Eh sekarang, ngarang lagu, Republik Fufufafah, yee. Gajal, gajal, gajal,” tandasnya.

Ia menuturkan bahwa perubahan sikap tersebut janggal dan sulit dipercaya.

“Yang dulu pada ngejilat presiden, sudara, eh sekarang pake nyerang presiden. Ya ini presiden bersalah, presiden bersalah, kemarin kemane?,” timpalnya.

Rizieq mengaku tidak lagi mempercayai pihak-pihak yang menurutnya bersikap oportunistis.

“Saya udah gak percaya sama orang-orang seperti ini, saya gak percaya. Yang kemarin ikut hina ulama, ikut hina santri, sudara,” imbuhnya.

“Ikut puji-puji pembohong, tau-tau sekarang nyerang si pembohong,” sambungnya.

Tidak berhenti di situ, Rizieq menyerukan agar umat Islam tetap konsisten dalam perjuangan.

“Makanya perlunya kita, umat Islam, berjuang dengan istiqomah, betul,” kuncinya. (Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Subianto Tegur Para Menteri Saat Retret, Diminta Percepat Kinerja
• 45 menit lalugenpi.co
thumb
Sejarah Baru: Indonesia Kini Punya Aset Hotel di Makkah, Buah Diplomasi Prabowo
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Perluas Akses Nasabah untuk Transaksi Global
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Hari Pertama 2026, ICDX Catat Transaksi 28.621 Lot Senilai Rp130 Triliun
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu
• 12 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.