Otoritas Berlin memperkirakan sebanyak 35.000 rumah tangga akan tetap tanpa listrik hingga Kamis (8/1). Kondisi ini disebabkan kabel listrik yang mengalami kerusakan serius akibat dugaan aksi pembakaran.
Dilansir AFP, menurut operator jaringan Stromnetz Berlin, petugas pemadam kebakaran dengan cepat memadamkan api, namun sekitar 45.500 rumah tangga dan 2.200 unit usaha di distrik Berlin barat daya terpaksa kehilangan pasokan listrik.
Sebagian warga juga kemungkinan tidak mendapatkan pemanas, karena pemadaman listrik ini berdampak pada sistem pemanas lokal. Kondisi itu diperburuk dengan kota Jerman tersebut sedang diselimuti salju dan suhu berkisar di sekitar titik beku.
Sementara itu, aliran listrik ke rumah-rumah lainnya diperkirakan dapat dipulihkan pada Minggu dini hari.
“Kami menghadapi pemadaman listrik yang sangat serius yang berdampak pada puluhan ribu rumah tangga dan pelaku usaha, termasuk fasilitas perawatan, rumah sakit, berbagai lembaga sosial, serta perusahaan,” kata Franziska Giffey, senator Berlin untuk urusan ekonomi.
Sistem pemanas distrik setempat—yang menyalurkan panas melalui jaringan pipa di wilayah tersebut—juga terdampak karena bergantung pada pasokan listrik.
Stromnetz Berlin memperingatkan bahwa pekerjaan perbaikan “akan memakan waktu sangat lama”, dengan laporan media menyebutkan cuaca dingin menghambat upaya pemasangan kabel bawah tanah yang baru.
Polisi mengerahkan sekitar 160 personel ke lokasi kejadian di kawasan Lichterfelde dan menyatakan tengah “menyelidiki dugaan tindak pembakaran”.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F05%2Feb60d59ae21c79df1cfc251e09f022dd-20260105Bah22.jpg)
