Efek Invasi Menuju Venezuela, Harga Bitcoin Sempat Mendekati US$92.000

wartaekonomi.co.id
2 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin menguat pada perdagangan di Minggu (4/1). Investor meningkatkan selera risiko menyusul perkembangan geopolitik terbaru dari Venezuela dan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Coinmarketcap, harga bitcoin sempat hampir menyentuh level US$92.000. Ia melanjutkan pemulihan setelah gelombang likuidasi tajam yang membersihkan posisi padat dalam pasar dan mereset leverage jangka pendek.

Baca Juga: Harga Bitcoin Catat Kerugian Tahunan Pertama Sejak 2022

Kenaikan harga pada akhir pekan terjadi seiring reaksi pasar terhadap situasi politik yang bergerak cepat dari Venezuela.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk “mengendalikan” Venezuela. Namun Gedung Putih tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait pernyataan tersebut.

Mahkamah Agung (MA) Venezuela dilaporkan telah memberikan seluruh kewenangan presiden kepada Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez. Ia diangkat sebagai pejabat sementara, setelah penculikan sosok dari Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Trump juga menyoroti kepentingan pihaknya terhadap sektor energi, dengan mengatakan dia memiliki ketertarikan terhadap minyak dari Venezuela. Ia menyiratkan bahwa pengerahan pasukan darat tidak diperlukan jika hal tersebut didapatkan oleh AS.

Meski pelaku pasar kripto umumnya memperlakukan berita geopolitik semacam ini sebagai pemicu volatilitas ketimbang faktor makro langsung, perubahan sentimen risiko tetap berpengaruh, terutama saat likuiditas pasar relatif tipis.

Baca Juga: Investor Beralih ke Emas dan Perak, Bitcoin Tertinggal di 2025

Dalam kondisi tersebut, permintaan spot yang moderat sekalipun dapat mendorong harga menembus level teknikal penting dan memicu pergerakan berbasis stop-loss dalam pasar futures. Dinamika ini menjadi lebih kuat ketika banyak trader memposisikan diri untuk koreksi harga, sehingga penutupan paksa posisi short dapat mengubah kenaikan bertahap menjadi lonjakan yang lebih tajam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengusaha Curhat Okupansi Hotel Anjlok saat Nataru, Ini Biang Keroknya
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Pemkab Nagan Raya fungsikan aktivitas belajar di lokasi bencana alam
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Gubernur Jakarta Pramono Antisipasi Super Flu Virus
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Target 4 Tahun Tuntas dalam Setahun, Presiden Prabowo: Indonesia Sekarang Sudah Swasembada Beras
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab Kebakaran di Kawasan Sumur Minyak Blora
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.