Madrid, VIVA – Real Madrid membuka kalender pertandingan 2026 dengan pernyataan tegas. Bermain di Santiago Bernabéu, Minggu malam WIB, 4 Januari 2025. Los Blancos tampil dominan dan melibas Real Betis dalam laga penuh intensitas yang langsung menyita perhatian publik sepak bola Spanyol.
Sorotan utama tertuju pada Gonzalo, pemain muda jebolan akademi yang tampil luar biasa dengan torehan hat-trick, sekaligus menegaskan bahwa Madrid tak kehilangan daya gedor di tahun baru.
Sejak menit awal, Madrid langsung menunjukkan ambisi besar. Federico Valverde nyaris membuka skor saat laga baru berjalan tiga menit, namun sepakan kerasnya masih melebar tipis. Tekanan beruntun akhirnya berbuah pada menit ke-20, ketika Gonzalo memecah kebuntuan lewat sundulan tajam memanfaatkan situasi bola mati yang dieksekusi Rodrygo. Gol ini menjadi pembuka pesta yang tak terbendung.
Setelah unggul, tempo pertandingan sempat melambat. Betis berusaha keluar dari tekanan dan mampu menjaga keseimbangan penguasaan bola hingga turun minum, meski kesulitan menciptakan peluang berbahaya ke gawang Thibaut Courtois.
Babak Kedua Milik Gonzalo dan Akademi MadridDrama sesungguhnya terjadi selepas jeda. Gonzalo kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Betis. Pada menit ke-50, ia menunjukkan kualitas teknik tingkat tinggi dengan kontrol dada sempurna di tepi kotak penalti, sebelum melepaskan tendangan voli kaki kanan yang tak mampu dibendung Álvaro Vallés. Gol tersebut menegaskan statusnya sebagai bintang baru Bernabéu.
Hanya berselang lima menit, Madrid semakin menjauh. Raúl Asencio, sesama produk akademi, mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan keras hasil skema sepak pojok terorganisasi, sebuah ciri permainan yang mulai terlihat jelas di bawah arahan Xabi Alonso.
Laga Memanas, Betis Sempat MelawanMeski tertinggal jauh, Betis tak menyerah begitu saja. Giovani Lo Celso hampir memperkecil ketertinggalan setelah eksekusi tendangan bebasnya membentur tiang. Momentum itu diikuti gol balasan dari Cucho Hernández pada menit ke-66 yang sempat menghidupkan harapan tim tamu.
Pertandingan pun berubah menjadi terbuka. Betis kembali mengancam lewat Rodrigo Riquelme, sementara Madrid nyaris menambah gol melalui Rodrygo yang gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu.




