Naik Perahu Karet, Mensos Pantau Penyaluran Bantuan Banjir di Banjar

tvrinews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, untuk memastikan kondisi warga terdampak serta penyaluran bantuan darurat berjalan aman dan tepat sasaran.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul menembus genangan banjir menggunakan perahu karet guna memantau langsung pembagian paket sembako dan melihat kondisi warga yang masih bertahan di wilayah terdampak.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memberikan dukungan kepada keluarga terdampak, baik berupa sembako maupun kebutuhan lain selama masa kedaruratan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Januari 2026.

Tinjau Bersama Pejabat Daerah dan Legislator

Peninjauan lapangan ini turut dihadiri Anggota DPD RI Muhammad Hidayatullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar M. Syarifuddin, Wakil Bupati Banjar Said Idrus, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Hamdan, serta Sekretaris Kabupaten Banjar Yudi Andrea.

Kehadiran unsur pemerintah pusat dan daerah tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi langsung dalam penanganan banjir.

Asesmen Jadi Dasar Bantuan Lanjutan

Gus Ipul menjelaskan, penanganan lanjutan pascabanjir akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang dilaksanakan pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“BPBD bersama pemerintah daerah akan mendata rumah warga yang rusak berat, sedang, dan ringan. Dari situ akan ditentukan bantuan lanjutan, termasuk bantuan isian rumah dan program pemberdayaan,” jelasnya.

Ia menegaskan, skema bantuan di Kabupaten Banjar akan disamakan dengan penanganan bencana di daerah lain, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Air Masih Tinggi, Petugas Tetap Siaga

Menurut Gus Ipul, ketinggian air di sejumlah titik masih cukup tinggi sehingga warga dan petugas diminta tetap waspada. Pemerintah bersama aparat dan relawan terus bersiaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.

“Air masih cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut. Semua petugas tetap standby dan terus mendampingi warga. Semangat gotong royong harus terus kita perkuat,” katanya.

Bantuan Disalurkan Bertahap dan Merata

Gus Ipul menambahkan, penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui pemerintah daerah dan aparat desa agar dapat menjangkau seluruh keluarga terdampak secara merata.

“Untuk sementara bantuan berupa sembako, selimut, kebutuhan perempuan dan anak, serta obat-obatan. Bantuan ini berasal dari Kemensos dan juga dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sidang Lanjutan Anak Riza Chalid, Hamdan Zoelva: Ada Perubahan Mendasar Dalam Dakwaan
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Pertumbuhan E-Commerce Dorong Penggunaan Polymailer sebagai Kemasan Pengiriman Utama
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Rumah Diding Boneng Ambruk, Dewi Perssik Beri Semangat
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Aksi Korporasi Jumbo OPMS di Balik Lonjakan Saham hingga 176%
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
BNPB Optimalkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera dan Percepat Penanganan
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.