Akhir tahun sering jadi momen yang pas buat berhenti sejenak dan melihat lagi perjalanan yang sudah dilewati. Di antara beragam cerita yang mengisi tahun ini, selalu ada hal kecil maupun besar yang sebenarnya layak diapresiasi.
Tanpa disadari, kamu mungkin lebih banyak mengeluh soal hal-hal yang nggak disukai dibandingkan apa yang sebenarnya sudah berjalan baik. Nah, dengan meluangkan waktu untuk bersyukur, kamu jadi bisa melihat hidup dari sudut pandang yang lebih tenang.
Menariknya, rasa syukur juga berkaitan sama kondisi emosional seseorang, lho. Mengutip laman UCLA Health, kebiasaan bersyukur bisa bikin kamu merasa lebih puas sama hidup, punya hubungan sosial yang lebih hangat, dan rasa percaya diri ikut tumbuh.
Makanya, sekecil apa pun nikmat yang sudah diberikan, harus banget disyukuri, ya. Lantas, apa saja sih hal-hal yang paling disyukuri teman kumparan sepanjang 2025 ini? Yuk, simak cerita mereka di bawah ini.
Hal Paling Disyukuri dari Tahun Ini ala teman kumparanBuat teman kumparan Kasimin (40), tahun 2025 dipenuhi banyak hal yang patut disyukuri. Mulai dari masih diberi kesehatan, skill yang terus berkembang di tempat kerja, sampai lingkungan yang suportif. Bahkan hal sederhana seperti bisa makan dengan tenang atau menikmati lari pagi pun jadi momen berharga buatnya.
Menurut Kasimin, badan yang sehat itu penting banget karena bisa menunjang semua aktivitas. Dengan kondisi badan fit, ia jadi bisa tetap kerja, belajar, dan menjalani hari.
Lingkungan yang suportif juga punya arti besar buat Kasimin. Ia jadi ngerasa nggak dituntut untuk selalu kuat sendirian. Ada tempat buat didengar, dimengerti, dan dipeluk secara emosional.
Dari semua pengalaman itu, Kasimin belajar satu hal penting. Saat hidup terasa berat, justru rutinitas kecil dan ketenangan yang bikin dirinya tetap bisa berpikir jernih.
“Ketika hidup terasa berat, justru rutinitas kecil dan momen tenang yang menjaga kewarasan dan keseimbangan hidup saya,” ujar Kasimin.
Cerita berikutnya datang dari teman kumparan Riki (40). Sepanjang 2025, ia bersyukur karena bisa konsisten menekuni hobi larinya, dengan bergabung ke komunitas. Dari sana, bukan cuma fisik yang makin kuat, tapi networking juga ikut berkembang.
Sebagai seorang introvert, hal itu tentu jadi pencapaian yang berarti banget buat Riki. “Karena ini pengalaman baru buat saya yang introvert, saya harus memaksakan diri untuk bisa bergaul dengan orang-orang baru. Dari situ, saya justru dapat banyak insight baru yang positif,” kata Riki.
Sementara itu, teman kumparan Fachry Tri Ramadani mengaku sangat bersyukur karena masih diberi kesehatan di tahun ini. Bukan cuma itu, ia juga akhirnya bisa nonton konser yang dulu cuma jadi angan karena keterbatasan biaya.
Mulai dari Boynextdoor, J-Hope on Stage, Boss (artis Thailand), Pagaehun, semua jadi pengalaman seru yang nggak terlupakan buat Fachry di tahun 2025.
Dari pengalaman tersebut, Fachry belajar buat nggak mudah menyerah sama keadaan. Ia percaya, selama ada kemauan, selalu ada jalan.
“Apapun yang kita impikan jangan pantang mundur. Mau setinggi apa pun mimpinya, tetap daki, daki terus sampai akhirnya bisa sampai ke puncaknya,” tutur Fachry.
Cerita yang cukup berat datang dari teman kumparan Pangeran Arief (28). Ia bercerita tentang titik terendah dalam hidupnya, saat sang ayah berpulang.
Sejak itu, dunia terasa berbeda. Ada rasa kosong yang terus mengiringi, bahkan sempat bikin Pangeran bingung menempatkan dirinya sendiri, apalagi di saat yang sama ia dituntut profesional dalam pekerjaannya.
“Aku sempat terpuruk dan bingung harus bagaimana, harus jadi aku yang mana? Di saat bersamaan, ada tanggung jawab yang terus nunggu karena aku adalah seorang konten kreator, sementara dunia di balik layar nggak tahu apa yang lagi aku rasain,” tutur Pangeran.
Pelan-pelan, Pangeran mulai bisa bangkit. Ia percaya ayahnya nggak benar-benar pergi. Ada nilai, doa, dan kekuatan yang terus hidup dan menemani setiap langkahnya.
Meski 2025 terasa berat, Pangeran berhasil bangkit dan kembali menjalani rutinitasnya sebagai kreator konten.
“Tahun ini nggak mudah. Tapi aku bisa bangkit dari keterpurukan, tetap berkarya sebagai Pelari Konten, dan terus bikin konten positif di setiap event. Itu jadi hal terbesar yang aku syukuri,” ujarnya.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan




