Barang Impor China Banjiri Pasar RI, Ini Datanya

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat mayoritas barang impor yang membanjiri pasar Indonesia masih berasal dari China hingga November 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan pangsa impor nonmigas dari China mencapai 41,10% sepanjang Januari—November 2025.

“Impor nonmigas dari China mencapai US$77,52 miliar dan didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan share 22,75% dan tumbuh 12,33% secara c to c [cumulative to cumulative],” kata Pudji dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Senin (5/1/2025).

Secara terperinci, impor mesin alat peralatan mekanis dan bagiannya naik 12,33% c to c menjadi US$17,63 miliar, mesin atau perlengkapan elektrik dan bagiannya yang juga naik 27,92% ctc menjadi US$16,97 miliar dan impor kendaraan dan bagiannya yang naik 48,56% ctc menjadi US$4,37 miliar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Selain China, BPS juga mencatat impor nonmigas tertinggi kedua adalah dari Jepang yang mencapai US$13,28 miliar. Impor yang berasal dari Jepang didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan share 21,70% dan tumbuh 5,76% secara c to c.

Impor nonmigas terbesar selanjutnya ialah dari Amerika Serikat (AS) sebesar US$8,93 miliar dan didominasi oleh impor mesin dan peralatan mekanis atau HS84 dengan share 18,36% dan tumbuh 16,25% secara c to c.

Baca Juga

  • Impor Mesin Melonjak November 2025, Bahan Baku Justru Merosot
  • Pengusaha Ekspor-Impor Siap-Siap! Pengawasan Bea Cukai Bakal Makin Ketat pada 2026
  • Daftar Hasil Tangkapan Bea Cukai sepanjang 2025, Didominasi Barang Impor dan Rokok Ilegal

Secara keseluruhan, sepanjang Januari—November 2025, tiga besar negara asal impor adalah China, Jepang, dan AS dengan share sekitar 52,87% dari total impor nonmigas Indonesia pada Januari hingga November 2025.

Sementara itu, BPS mencatat total nilai impor Indonesia pada Januari-November 2025 mencapai US$218,02 miliar atau naik 2,03% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun, secara tahunan, total nilai impor November 2025 mencapai US$19,86 miliar atau turun 0,46% dibandingkan November 2024 (year on year/yoy). Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh peningkatan impor migas dengan andil sebesar 1,46%.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Kalau Orang Jahat Mengejek, Berarti Kita Benar
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Bupati Pasuruan Siapkan Kajian Revitalisasi Eks Pasar Gondanglegi Beji
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
Anak Usaha DKFT Raih Pinjaman dari Bank CCB (MCOR) Rp245 Miliar
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Polemik Prajurit di Sidang Nadiem Makarim, Usman Hamid: TNI Bukan Satpam Jaksa
• 14 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.