Cara Menganalisa Fundamental Saham untuk Investor

bisnis.com
2 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Investasi saham semakin diminati masyarakat Indonesia seiring perkembangan teknologi dan kemudahan akses melalui aplikasi trading. Beragam kalangan, mulai dari usia muda hingga profesional, kini mencoba peruntungan di pasar modal dengan harapan mencapai kebebasan finansial. Namun, di balik potensi keuntungan yang besar, investasi saham juga mengandung risiko tinggi.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Keuangan, peningkatan jumlah investor ritel perlu diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai agar keputusan investasi dilakukan secara rasional dan berbasis data. Oleh karena itu, memahami cara analisa saham, khususnya cara analisa fundamental saham, menjadi langkah penting sebelum terjun ke pasar modal, terutama bagi investor pemula.

Mengenal Investasi Saham dan Prinsip Dasarnya

Saham merupakan bukti kepemilikan seseorang atas suatu perusahaan. Ketika membeli saham, investor berhak atas potensi keuntungan berupa dividen dan capital gain. Meski menjanjikan, saham dikenal dengan prinsip high risk high return, sehingga diperlukan pemahaman mendalam agar risiko dapat dikelola dengan baik.

Bagi pemula, cara analisa saham untuk pemula sebaiknya dimulai dengan mempelajari konsep dasar, jenis saham, potensi keuntungan, serta risiko yang melekat. Pengetahuan ini bisa diperoleh dari buku, media edukasi, komunitas investor, maupun sumber resmi pemerintah dan regulator.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Langkah awal sebelum berinvestasi adalah memilih perusahaan sekuritas yang terpercaya. Saat ini, banyak sekuritas menawarkan pembukaan rekening saham dengan modal awal terjangkau. Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan kualitas layanan, keamanan sistem, serta legalitas yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, penggunaan dana juga perlu diperhatikan. Investor disarankan hanya menggunakan idle cash atau uang dingin, yaitu dana yang tidak mengganggu kebutuhan pokok. Menghindari utang dan memulai investasi secara bertahap menjadi prinsip dasar manajemen risiko yang penting.

Baca Juga

  • Cara Analisis Fundamental Saham untuk Memilih Saham yang Tepat
  • Tips Investasi Saham bagi Pemula, Pasti Cuan
  • Rekomendasi Saham di Perdagangan Awal 2026, PANI Hingga BBNI Masuk Radar Phintraco

Dalam praktiknya, investasi saham membutuhkan perencanaan yang matang. Rencana ini mencakup pemilihan saham, waktu membeli (entry), waktu menjual (exit), serta batas kerugian (cut loss). Disiplin menjalankan rencana jauh lebih penting dibanding keputusan berdasarkan emosi atau tren sesaat.

Sikap realistis juga perlu dijaga. Keuntungan besar tidak bisa diperoleh secara instan. Investor yang terlalu terbawa euforia atau ketakutan justru berisiko mengambil keputusan yang keliru.

Cara Analisa Fundamental Saham Secara Mendalam

Analisis fundamental saham adalah metode untuk menilai nilai wajar suatu saham dengan mempelajari kondisi bisnis dan keuangan perusahaan. Tujuannya adalah menemukan saham yang harganya masih di bawah nilai intrinsik (undervalued) sehingga cocok untuk investasi jangka panjang.

Berikut langkah-langkah cara analisa fundamental saham yang umum digunakan:

  1. Memahami Bisnis Perusahaan
  2. Investor perlu mengenali produk atau jasa, model bisnis, keunggulan kompetitif, serta posisi perusahaan dalam industrinya.
  3. Menganalisis Laporan Keuangan
  4. Laporan laba rugi untuk melihat pendapatan dan laba bersih.
  5. Neraca untuk mengetahui aset, utang, dan ekuitas.
  6. Laporan arus kas untuk menilai kesehatan aliran kas operasional.

Beberapa rasio yang sering digunakan dalam cara analisa saham antara lain:

Analisis Industri dan Kompetitor Cara Memilih Saham dari Analisa Fundamental

Dalam cara memilih saham dari analisa fundamental, investor disarankan fokus pada perusahaan dengan kinerja keuangan sehat, laba yang konsisten, utang terkendali, serta arus kas positif. Saham dengan PER dan PBV yang wajar, ROE tinggi, dan EPS yang terus bertumbuh umumnya lebih menarik untuk investasi jangka panjang.

Selain itu, memilih perusahaan di sektor yang sedang berkembang serta memiliki model bisnis yang kuat akan meningkatkan peluang pertumbuhan nilai investasi di masa depan.

Investasi saham bukan sekadar mengikuti tren atau rekomendasi sesaat. Dengan memahami cara analisa saham untuk pemula dan menerapkan cara analisa fundamental saham secara konsisten, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan terukur. Kunci utamanya adalah memilih perusahaan berkualitas dengan valuasi wajar, prospek bisnis cerah, serta didukung kondisi ekonomi yang kondusif. Pendekatan ini membantu investor membangun portofolio yang sehat untuk jangka panjang dan mendekatkan pada tujuan finansial yang diharapkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lewati Tahun Baru Tanpa Gary Iskak, Richa Novisha: Ikhlas Mengikuti Alur Allah
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
China Berlakukan Larangan Ekspor ke Militer Jepang
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Nadiem Ternyata Copot 2 Pejabat Kemendikbud Karena Tak Setuju Pengadaaan Chromebook, P2G: Tapi Kalian Bela Korupsi
• 4 jam lalufajar.co.id
thumb
Pernah Demo Tuntut Perbaikan Jalan, Aktivis Apresiasi Bupati Bulukumba dan AIA
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Wajah Baru Taman Heulang Bogor Usai Direvitalisasi, Kolam Air Mancur Ditutup
• 13 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.