Krisis Geopolitik Paksa Kim Jong-Un Awasi Uji Coba Rudal Hipersonik

metrotvnews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un mengawasi peluncuran rudal hipersonik "mutakhir" untuk mempersiapkan pasukan nuklir Pyongyang untuk perang. Media pemerintah melaporkan pada hari Senin, mengatakan "krisis geopolitik" membuat uji coba tersebut semakin mendesak sebagai isyarat jelas terhadap serangan AS terhadap Venezuela akhir pekan ini.

Seoul dan Tokyo mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik dari dekat Pyongyang – uji coba pertama negara itu tahun ini hanya beberapa jam sebelum pemimpin Korea Selatan Lee Jae-myung menuju Beijing untuk sebuah pertemuan puncak.

Lee mengatakan dia berharap dapat menggunakan kunjungannya untuk memanfaatkan pengaruh Tiongkok atas Korea Utara untuk meningkatkan hubungan Seoul dengan Pyongyang.

Pada hari Senin, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) mengutip Kim yang mengatakan uji coba tersebut menunjukkan "kesiapan pasukan nuklir DPRK", merujuk pada Korea Utara dengan nama resminya.

"Pencapaian penting baru-baru ini telah diraih dalam menempatkan kekuatan nuklir kita pada basis praktis dan mempersiapkannya untuk perang yang sebenarnya," kata Kim Jong-Un seperti dikutip oleh KCNA, dilansir dari AFP, Senin 5 Januari 2026.

“Aktivitas bertujuan untuk secara bertahap menempatkan penangkal perang nuklir pada basis yang sangat maju,” ujar Kim Jong-Un.

Foto-foto yang dibagikan oleh media pemerintah menunjukkan Kim sedang menghisap rokok ditemani oleh para pejabat tinggi saat sebuah rudal melesat ke langit pagi hari.

"Mengapa hal itu diperlukan dicontohkan oleh krisis geopolitik baru-baru ini dan peristiwa internasional yang rumit," kata Kim seperti dikutip, sebuah referensi yang jelas terhadap penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Washington pada akhir pekan lalu.

Operasi tersebut merupakan skenario mimpi buruk bagi kepemimpinan Korea Utara, yang telah lama takut akan apa yang disebut "serangan pemenggalan kepala" semacam itu dan menuduh Washington berusaha untuk menggulingkannya dari kekuasaan.

Pyongyang mengutuknya pada hari Minggu sebagai "pelanggaran kedaulatan yang serius" yang "dengan jelas menegaskan sekali lagi sifat nakal dan brutal AS". Pencegah Perang Pyongyang selama beberapa dekade telah membenarkan program nuklir dan rudalnya sebagai pencegah terhadap dugaan upaya perubahan rezim oleh Washington.

Peluncuran hari Minggu "dapat diinterpretasikan sebagai pesan yang menandakan bahwa Pyongyang memiliki pencegah perang dan kemampuan nuklir, tidak seperti Venezuela," kata Hong Min, seorang analis di Institut Unifikasi Nasional Korea yang berbasis di Seoul.

Ia menunjuk pada laporan media pemerintah pada hari Minggu bahwa Kim telah mengunjungi fasilitas yang terlibat dalam pembuatan senjata berpemandu taktis.

Hal ini, katanya, "menunjukkan kemampuan untuk meluncurkan serangan yang lebih tepat daripada peluncur roket multi-laras yang ada dari berbagai platform, termasuk udara dan darat".

Sistem senjata baru Korea Utara yang menggunakan rudal hipersonik pertama kali diuji pada bulan Oktober.

Rudal hipersonik bergerak dengan kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara dan dapat bermanuver di tengah penerbangan, sehingga lebih sulit untuk dilacak dan dicegat.

Rudal tersebut telah digunakan dengan dampak mematikan tahun lalu di kota-kota di Ukraina oleh Rusia, yang hubungannya dengan Korea Utara telah semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, dan oleh Iran terhadap Israel.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
10 Ucapan Selamat Imlek 2026 dalam Bahasa Indonesia, Cocok Dikirim kepada Keluarga, Sahabat dan Rekan Kerja!
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Berharap Anak-anak Petani Bisa Mengenyam Pendidikan Tinggi
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Keluar dari Lapas Tangerang, Jonathan Frizzy Jadi Klien Bapas
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
PSHK: Pilkada Langsung Harus Dipertahankan, Elite Politik yang Harus Berbenah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
4 Rekomendasi Drakor Komedi Seru yang Tayang di Netflix
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.