JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi PKS Cilegon, Maman Suherman blak-blakan mengaku kecewa kepada pembantu rumah tangga (PRT) yang bertugas di hari anaknya terbunuh.
Pasalnya, PRT tersebut tidak memberitahukan jika dirinya ingin meninggalkan dua anaknya di rumah.
Hal itu disampaikan oleh Maman Suherman di Program Borgol Kompas TV, Senin (5/1/2026).
“Ketika itu kesalahan yang diperbuat oleh PRT ini tidak memberitahukan dia mau meninggalkan dua anak saya di rumah itu pada jam tersebut,” ucap Maman.
Bukan hanya itu, Maman mengungkapkan, PRT tersebut juga tidak menerapkan protap keamanan saat pergi meninggalkan rumahnya.
Baca Juga: Maman Suherman Minta Pembunuh Anaknya Dihukum Seberat-beratnya: Ini Tidak Berperikemanusiaan
“Dia tidak menetapkan protap yang seharusnya mengkunci pintu kamar, mengkunci pintu dapur, mengunci pintu dapur masuk ke ruangan utama sehingga 3 kunci yang tidak dilakukan oleh PRT,” kata Maman.
Maman lebih lanjut dikonfirmasi soal kemungkinan terduga pelaku pembunuhan anaknya tidak bergerak sendiri dalam aksinya.
“Saya tidak bisa mengasumsi atau mengandai-andai karena saya sendiri tidak merasa punya musuh. Saya tidak punya istilahnya perselisihan, karena kehidupan saya itu dari rumah ke masjid, ke kantor, setiap hari seperti itu aja,” kata Maman.
Sebelumnya, anak Maman Suherman berinisial MAMH dibunuh orang yang berusaha untuk merampok ke rumahnya.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- maman suherman
- pembunuhan anak maman suherman
- maman suherman pks
- pembunuhan anak politisi pks
- anak maman suherman dibunuh
- prt maman suherman



