Tak Hanya Orang Dewasa, Ternyata Padel Juga Cocok Dimainkan Anak-anak, Ini 4 Alasannya!

tvonenews.com
2 hari lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Padel sering kali dianggap sebagai olahraga "eksekutif" untuk orang dewasa. Padahal anggapan tersebut mulai bergeser seiring dengan meledaknya popularitas olahraga ini di kalangan keluarga.

Di balik lapangan kaca yang terlihat intens, padel sebenarnya menyimpan karakteristik yang menjadikannya salah satu aktivitas fisik paling ramah dan bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak.

Berbeda dengan tenis yang memiliki lapangan luas dan menuntut teknik ayunan yang kompleks, padel menawarkan ukuran lapangan yang lebih kecil dan penggunaan dinding kaca yang membuat bola tetap "hidup" lebih lama.

Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Hal itu memberikan rasa keberhasilan instan bagi anak-anak, karena mereka lebih mudah memukul bola kembali ke lawan.

Tak hanya soal kebugaran, padel juga menjadi sarana luar biasa untuk mengasah koordinasi mata-tangan, kemampuan bersosialisasi dalam tim, hingga melatih fokus mental dengan cara yang sangat menyenangkan.

Lantas, apa yang membuat padel bisa menjadi pilihan dibandingkan olahraga raket lainnya bagi si kecil? 

1. Pengembangan koordinasi psikomotorik
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Masa kanak-kanak adalah periode emas untuk melatih koordinasi mata dan tangan (hand-eye coordination).

Dalam padel, anak-anak harus belajar memperkirakan arah bola, kecepatan, serta pantulan bola pada dinding kaca.

Proses ini merangsang otak untuk bekerja lebih cepat dalam memproses informasi visual dan mengubahnya menjadi gerakan tubuh yang presisi.

Kelincahan kaki (footwork) yang dibutuhkan untuk berpindah di lapangan yang lebih kecil juga membantu meningkatkan keseimbangan dan postur tubuh mereka.

2. Membangun kecerdasan strategis sejak dini
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Padel sering disebut sebagai "catur fisik". Karena lapangan yang tertutup dinding, bola tidak langsung mati saat melewati pemain.

Hal ini memaksa anak-anak untuk berpikir satu langkah ke depan: "Jika bola memantul ke kaca, ke mana saya harus bergerak?".

Hal itulah melatih kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan, sebuah keterampilan yang sangat berguna di sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

3. Media sosialisasi yang positif
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Sebagai olahraga yang dimainkan secara ganda (2 lawan 2), padel mengajarkan nilai kerja sama tim.

Anak-anak bisa belajar berkomunikasi dengan pasangannya, saling mendukung saat tertinggal, dan merayakan kemenangan bersama.

Di era digital di mana anak-anak sering terpaku pada layar gadget, padel memberikan lingkungan sosial yang sehat, di mana mereka bisa berinteraksi secara langsung, belajar sportivitas, dan membangun persahabatan baru di luar lingkungan sekolah.

4. Tingkat keberhasilan yang tinggi (confidence booster)
Ilustrasi anak-anak berolahraga padel
Sumber :
  • Pexels/khezez | خزاز

Salah satu alasan anak-anak mudah menyerah pada olahraga adalah rasa frustrasi saat gagal melakukan teknik dasar.

Padel menggunakan raket yang lebih pendek dan ringan tanpa senar, sehingga area kontak dengan bola lebih stabil.

Bola padel juga memiliki tekanan yang lebih rendah, membuatnya lebih mudah dikendalikan. Ketika anak-anak merasa bisa bermain dengan baik sejak awal, kepercayaan diri mereka akan meningkat drastis, yang memicu kecintaan jangka panjang terhadap gaya hidup aktif.

Investasi terbaik bagi anak bukan hanya dalam bentuk akademis, tetapi juga kesehatan fisik dan mental.

Padel menawarkan paket lengkap: olahraga yang menyenangkan, menantang secara kognitif, dan kaya akan nilai sosial.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pembangunan Shortcut Singaraja–Mengwitani Dilanjutkan, 2026 Ditarget Tuntas 2 Titik
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Cak Imin Soal Candaan Prabowo, Pastikan Tak Ada yang Perlu Diawasi
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Prabowo Ingatkan Pandemi Buka Mata, Alasan RI Harus Swasembada Pangan
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kronologi Balita Tertembak saat Melintas di Lokasi Tawuran di Medan, Begini Kondisi Korban Sekarang
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Pensiun Tanpa Drama, dari Olahraga hingga Harus Tetap Bahagia
• 11 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.