Menkeu Purbaya Sebut Pasar Saham Justru Merespons Positif Konflik AS-Venezuela

jpnn.com
2 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya mengatakan pasar saham justru merespons positif isu antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Hal ini dikatakan menanggapi isu penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA: Amerika Hajar Venezuela, Trump Sebut Negara Ini Target Selanjutnya

“Kalau anda lihat pasar saham kan malah naik kan, jadi mereka melihat justru sedikit positif kan, agak aneh sebenarnya, tetapi itu yang dilihat pasar,” ucap Purbaya di Istana Negara, pada Senin (5/1).

Purbaya menuturkan bahwa Venezuela memang sudah lama tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia karena terbatas kapasitas produksinya.

BACA JUGA: Amerika Berulah di Venezuela, Korea Utara Siapkan Rudal Hipersonik

“Terbatas (produksinya), dari kita terlalu jauh. Harga minyak kan, mungkin mereka pikir akan turun suplainya, tetapi kan Amerika sudah izinkan,” kata dia.

Walau begitu, Purbaya menilai bahwa hukum dunia saat ini terbilang aneh karena negara lain bisa menangkap kepala negara lain.nya.

BACA JUGA: RI Diminta Waspadai Dampak Ekonomi Konflik AS dan Venezuela

“Hukum dunia agak aneh sekarang. Jadi, kalau kita lihat negara bisa nyerang negara lain yang berdaulat, dan seperti bisa gateaway dari pengawasan PBB,” tuturnya.

Diketahui, Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Penangkapan itu dibenarkan seorang senator AS Mike Lee.

Menurut dia, Maduro akan menjalani proses peradilan pidana di Amerika Serikat.

Senator Mike Lee mengatakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah memberitahukan hal itu kepadanya secara langsung.

"Dia memberi tahu saya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di Amerika Serikat, dan bahwa aksi kinetik yang kita saksikan malam ini dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang melaksanakan perintah penangkapan itu," kata Lee di platform X, Sabtu (3/1). (mcr4/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Tembus Rp 16.781 per Dolar AS
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Respon Richard Lee Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Laporan Doktif
• 12 jam lalucumicumi.com
thumb
Borneo FC Pertebal Benteng Pertahanan, Bek Bhayangkara FC Ardi Idrus Didatangkan
• 19 jam lalugenpi.co
thumb
Thomas Frank Konfirmasi Mohammed Kudus Absen Bela Spurs Kontra Bournemouth
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pembangunan Shortcut Singaraja–Mengwitani Dilanjutkan, 2026 Ditarget Tuntas 2 Titik
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.