Di SS2 kali ini, pereli yang akrab disapa Jeje menaklukkan lintasan ekstrem dengan start dari Yanbu dan finis di Al-Ula, Arab Saudi sepanjang 513 km. Jeje sendiri berhasil mempertahankan posisi overall 11 dan posisi ke-6 di kelas H2.
"SS2 jaraknya cukup panjang dengan total 513 km dan Alhamdulillah saya masih bertahan di P11 overall dan P6 di kelas (H2)," ujar Jeje kepada Medcom.id, Selasa, 6 Januari 2026.
Untuk SS3 yang akan dilanjutkan besok, Jeje mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan posisi. "Sementara di SS3 besok kita akan menempuh jarak yang kurang lebih sama dan strategi saya sih lebih mencoba mempertahankan peringkat aja," katanya.
"Kenapa tidak coba untuk ngepush lebih, karena sejak awal target utama saya ikut Dakar 2026 adalah untuk bisa mencapai finis. Jadi sangat krusial sekali untuk bisa menghindari risiko-risiko yang ada kalau terlalu ngepush," lanjut Jeje.
Baca juga:
Julian Johan Debut di Dakar Rally 2026, Impresif Tapi Kudu Adaptasi
Menurut Jeje dengan posisi 11 overall dan posisi 6 di kelas H2 sudah cukup baik karena balapan masih di fase awal.
"Kita coba maintain aja, sementara kalau mau ngepush lebih mungkin nanti kalau misalnya memang ada kesempatan di hari-hari berikutnya yang memungkinkan, kita akan coba (ngepush). Tapi untuk SS3 kita akan coba bertahan dulu," terang Jeje.
Adaptasi dengan mobil setir kiri
Lebih lanjut, Jeje cukup percaya diri dengan performa Toyota Land Cruiser 100 yang ia kendarai. Hanya saja, ia masih harus berusaha untuk cepat beradaptasi dengan mobil setir kiri.
"Mobil sejauh ini aman, lebih ke arah saya masih harus tetap menyesuaikan atau beradaptasi dengan mobil setir kiri. Saya sangat tidak terbiasa sehingga cukup sulit memposisikan mobil ditrek pakai setir kiri ini. Sementara untuk teknis dari mobil sejauh ini aman tidak ada masalah, tinggal saya membawa mobil tetap utuh sampai ke finis di hari-hari berikutnya," pungkas Jeje.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)





