Prabowo Siap Koreksi Diri Terkait Tuduhan Militerisme

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk mengoreksi diri dan mengevaluasi kebijakan, terutama terkait kritik yang menyebut dirinya ingin menghidupkan kembali militerisme di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan pada Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1) malam.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kritik dan koreksi adalah hal yang menyelamatkan dirinya. "Kritik, koreksi adalah menyelamatkan. Jadi, saya terima kasih kalau ada yang teriak-teriak: Prabowo ini mau hidupkan kembali militerisme! Wah, baru saya koreksi. Apa bener? Oke, baru kita lihat, panggil ahli hukum," ujarnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Prabowo menyatakan bersyukur atas kritik dan koreksi yang diterimanya dari berbagai pihak, termasuk dari bawahannya. Menurutnya, kritik tersebut menunjukkan bahwa ia dibantu dan diamankan. "Kalau saya dikoreksi, saya menganggap bahwa saya dibantu, saya diamankan," tambahnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mencontohkan koreksi sederhana, Prabowo bercerita tentang kejadian ketika bawahannya mengingatkan bahwa seragamnya kurang lengkap. "Bayangkan Presiden muncul kancingnya tidak lengkap. Jadi, kadang-kadang saya dongkol juga sama ajudan saya, cerewet banget nih. Tetapi dia menjaga saya," ceritanya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan ketidaksetujuannya terhadap fitnah dan kebohongan, yang menurutnya dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Ia menekankan pentingnya menghindari fitnah dalam semua agama.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diperiksa sebagai Tersangka, Wagub Hellyana Bantah Sangkaan Ijazah Palsu
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Jaksa Tanjung Perak Tuntut Seumur Hidup Kurir 7 Kg Sabu, Kirim Sinyal Keras ke Jaringan Narkoba
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Survei Ungkap Warga Desa dan Kota Kompak Tolak Pilkada Melalui DPRD
• 2 menit lalugenpi.co
thumb
Kasus Balita Lompat dari Balkon Jatinegara, Polisi Temukan Dugaan Penelantaran Anak
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
Pernyataan Ibrahim Risyad soal Istri Jadi Ibu Rumah Tangga Tuai Amarah NetizeN
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.