FAJAR, MAKASSAR — Film lokal berjudul Uang Passolo resmi diperkenalkan kepada publik melalui agenda Gala Premiere yang digelar di Bioskop XXI Panakkukang, Makassar, Senin malam, 5 Januari.
Pemutaran perdana ini menjadi penanda kesiapan film karya anak Makassar tersebut untuk bersaing di industri perfilman nasional.
Gala premiere dirangkaikan dengan sesi ramah tamah dan nonton bareng bersama para undangan. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, jajaran Pemerintah Kota Makassar, insan perfilman, para pemain dan kru produksi, hingga selebgram dan TikTokers Makassar. Pengusaha skincare asal Makassar, Fenny Frans, juga tampak menghadiri acara tersebut.
Film Uang Passolo disutradarai oleh Andi Burhamzah yang juga bertindak sebagai produser bersama Adhy Basto. Deretan pemain yang terlibat antara lain Jade Thamrin, Tumming, Abu, Imran Ismail, Adhy Basto, Mashita Asapa, serta aktor nasional Godfred Orindeod yang dikenal lewat film Kaka Boss.
Usai pemutaran perdana, Adhy Basto mengungkapkan bahwa film ini menjadi debut perdananya sebagai produser layar lebar. Ia mengaku terlibat sejak tahap pengembangan ide hingga proses produksi yang kini telah rampung sepenuhnya.
“Uang Passolo adalah film pertama saya sebagai produser. Saya terlibat langsung dari pengembangan cerita sampai produksi, dan hari ini kami bangga karena film ini siap ditayangkan untuk publik luas,” ujar Adhy.
Proses pengambilan gambar dilakukan sepenuhnya di Desa Parintunan, Kabupaten Pangkep, selama kurang lebih 26 hari. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai mampu merepresentasikan karakter cerita sekaligus memperkuat nuansa lokal yang diusung film ini.
Secara tematik, Uang Passolo mengangkat realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya persoalan gengsi, tekanan ekonomi, dan nilai budaya dalam pernikahan. Cerita film disusun dari potret keseharian yang kerap ditemui di lingkungan masyarakat.
Pemeran utama pria, Imran Ismail, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim produksi dan pemain. Ia berharap film ini dapat menjadi pemantik lahirnya lebih banyak karya lokal yang mengangkat budaya daerah.
Sementara itu, Mashita Asapa yang memerankan tokoh utama perempuan menyebut keterlibatannya dalam film ini sebagai pengalaman pertamanya bermain di film layar lebar.
Aktor nasional Godfred Orindeod juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen dalam sebuah film. Menurutnya, kekuatan cerita tidak hanya bertumpu pada pemeran utama.
Tentang Film Uang Passolo
Film Uang Passolo berkisah tentang Biba, seorang guru dengan keterbatasan ekonomi, dan Rizky, videografer pernikahan yang tengah terpuruk. Keduanya mendambakan pernikahan sederhana sebagai awal hidup bersama, namun harus berhadapan dengan tuntutan keluarga yang menjunjung gengsi sosial dan besarnya uang passolo.
Di tengah tekanan tersebut, mereka berjuang mencari jalan agar tetap menghormati keluarga tanpa mengorbankan cinta dan pilihan hidup mereka.
Film ini dijadwalkan tayang di jaringan bioskop nasional seperti XXI dan CGV, serta di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, Sengkang, dan Palopo.(*)





