TNI Sebut Prajurit Jaga Sidang Nadiem karena Ada MoU, Tak Terkait Perkara

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar (Mabes) TNI memastikan keberadaan tiga prajurit di ruang sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook uang menjerat eks Menteri Penddikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim tidak terkait dengan perkara.

“Perlu dijelaskan bahwa keberadaan tiga orang anggota TNI di ruang sidang tersebut tidak terkait dengan perkara yang sedang disidangkan,” jelas Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/1/2026).

Aulia memastikan, kehadiran tiga anggota tersebut hanya menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Kejagung Jelaskan Pelibatan TNI Amankan Sidang Nadiem Makarim

“Yaitu berdasarkan MoU antara TNI dan Kejaksaan, serta adanya permintaan pengamanan dari Kejaksaan kepada TNI,” ungkap dia.

Aulia juga menyinggung adanya Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Mabes TNI, Nadiem Makarim, kasus korupsi chromebook, sidang nadiem makarim, tni di sidang nadiem, tni jaga sidang nadiem&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNi8xMTI5MzczMS90bmktc2VidXQtcHJhanVyaXQtamFnYS1zaWRhbmctbmFkaWVtLWthcmVuYS1hZGEtbW91LXRhay10ZXJrYWl0LXBlcmthcmE=&q=TNI Sebut Prajurit Jaga Sidang Nadiem karena Ada MoU, Tak Terkait Perkara§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Pasal 4 huruf b peraturan tersebut mengatur bahwa perlindungan negara terhadap jaksa dilaksanakan oleh TNI.

“TNI tetap menghormati independensi peradilan, bersikap netral, profesional, dan tidak terlibat dalam proses hukum perkara tersebut,” kata Aulia.

Baca juga: Jaksa Sebut Tentara di Sidang Nadiem Bagian dari Pelibatan TNI

TNI di sidang Nadiem Makarim

Diberitakan sebelumnya, sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook terhadap Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dijaga oleh sejumlah personel TNI.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebanyak 2-3 orang personel TNI sudah berjaga semenjak sidang pembacaan dakwaan.

Saat sidang memasuki pembacaan nota keberatan atau eksepsi dari penasihat hukum Nadiem, ketua majelis hakim, Purwanto S Abdullah tiba-tiba menanyakan personel TNI yang berdiri di tengah ruang sidang.

Baca juga: Sidang Nadiem Dijaga TNI, Hakim Tegur karena Berdiri di Tengah Ruangan

Hakim meminta agar para personel TNI tidak berdiri di tengah ruang sidang karena menghalangi pengunjung sidang hingga awak media yang tengah meliput jalannya sidang.

“Nanti pada saat sidang ditutup baru maju. Karena terganggu juga yang dari belakang, bisa menyesuaikan ya, Pak,” ujar Hakim Purwanto dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026).

Para personel berseragam hijau ini awalnya mundur beberapa langkah ke belakang.

Baca juga: Nadiem Makarim di Meja Hijau: Ketika Integritas Publik Dipertaruhkan

Majelis pun meminta mereka untuk terus mundur hingga di area pintu masuk.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

“Bisa lebih mundur lagi, Pak? nanti pas sidang ditutup, silakan. Biar tidak terganggu juga, rekan-rekan media juga,” lanjut Hakim Purwanto.

Tanpa suara, tiga personel TNI ini pun beranjak keluar ruang sidang.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Drama China Will Love in Spring, Kisah Cinta Penuh Haru Perias Jenazah dan Gadis Difabel yang Bikin Baper
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Abdul Rahman Farisi: Keberhasilan Kabinet Cerminkan Kepemimpinan Presiden Prabowo
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Catat! Ini Prioritas Utama Satgas Pascabencana Sumatera Bentukan Prabowo
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Peringkat 1 Prestasi Terbanyak, SD di Sleman Ini sampai Kehabisan Ruang Piala
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
31 Tahun Buku Zhuan Falun Diterbitkan: Insinyur AI Menemukan Kembali Arah Hidup
• 9 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.