JAKARTA – Banjir bandang menerjang empat desa di empat kecamatan, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin, 5 Januari 2026. Sebanyak 11 orang meninggal dunia, lima hilang, serta 17 terluka.
Sementara itu, 143 kepala keluarga atau 444 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat sejak 5 Januari hingga 18 Januari 2026.
"Saat ini, banjir telah surut, namun upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan," ujar Muhari dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
"Hingga saat ini, genangan air masih terjadi dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter," imbuhnya.



