FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perkiraan awal Ramadan 1447 Hijriah menurut Pemerintah Indonesia ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag, dr Ahmad Fauzi beberapa waktu lalu, menyebut bahwa penetapan itu merupakan perkiraan awal yang akan menjadi panduan bagi umat Islam di seluruh Indonesia untuk memulai ibadah puasa.
“Perhitungan ini bersifat perkiraan awal. Penetapan resmi tetap menunggu hasil rukyatul hilal di akhir bulan Sya’ban,” katanya.
Ahmad Fauzi menambahkan, puasa Ramadan diperkirakan berlangsung selama 30 hari, dengan akhir Ramadan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Kemudian, Hari Raya Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Pemerintah juga mengimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk menyiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga memperbanyak ibadah, bersedekah, dan mempererat silaturahmi,” urai Fauzi.
Selain itu, sambungnya, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan saat berpuasa, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan kondisi medis tertentu.
Adapun, informasi resmi terkait awal puasa dan Idul Fitri akan diumumkan secara resmi setelah sidang isbat. (bs-sam/fajar)




