KOMPAS.TV - Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kota Ambon sepanjang 2025 sekaligus arah kebijakan pembangunan untuk tahun 2026 dalam Pidato Akhir Tahun 2025 yang digelar di Kantor Wali Kota Ambon, Rabu (31/12/2025).
Dalam pidatonya, Wali Kota mengakui bahwa 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan. Keterbatasan fiskal daerah, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat, ketidakpastian geopolitik global, hingga tekanan inflasi pangan dan energi menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi kinerja pemerintah daerah.
Meski demikian, Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kerja kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Dorong Implementasi Smart City, Diskominfosandi Sosialisasikan Perda Ambon Kota Cerdas
Capaian Indikator MakroPada kuartal III tahun 2025, perekonomian Kota Ambon tumbuh sebesar 4,82 persen (year on year). Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,34 persen atau sekitar 22.300 jiwa, lebih rendah dari target RKPD 2025 sebesar 5,05 persen. Inflasi Kota Ambon pada November 2025 tercatat 2,93 persen, lebih rendah dibanding rata-rata inflasi empat tahun terakhir.
Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon mencapai 83,97 poin, tertinggi di Provinsi Maluku dan masuk kategori “IPM Tertinggi”, sekaligus melampaui target RKPD 2025.
Implementasi RPJMD 2025–2030Tahun 2025 menjadi tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon 2025–2030 dengan visi Ambon Manis, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan. Pemerintah Kota Ambon mengakselerasi visi tersebut melalui 17 program prioritas.
Pada sektor air bersih, Pemerintah Kota Ambon melalui Perumda Tirta Yapono menambah 254 pelanggan baru, merehabilitasi dan mengembangkan jaringan sepanjang 5.305 meter, serta mengganti pompa di enam titik. Pemerintah juga membangun dan mengembangkan sarana air bersih di 10 lokasi dengan total 572 sambungan rumah.
Dalam pengelolaan persampahan dan lingkungan, Pemerintah Kota Ambon menyediakan 19 collection point, menempatkan 50 waste bin modern, memasang trash boom di muara sungai, menambah armada angkut sampah, serta membenahi TPA melalui sistem controlled landfill.
Infrastruktur, Investasi, dan Ekonomi RakyatPemerintah Kota Ambon melaksanakan pemeliharaan, perbaikan, dan pembangunan jalan pada 13 ruas jalan, membangun dua jembatan, serta memasang lampu jalan di empat lokasi. Atas upaya tersebut, Pemerintah Kota Ambon menerima Sutami Award sebagai kota terbaik ketiga penyelenggara jalan nasional.
Penulis : Adv-Team
Sumber : Kompas TV
- pemkot ambon
- RPJMD
- pelayanan publik

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466000/original/064472900_1767786774-1000200454.jpg)

