Penulis: Ricky Gerungan
TVRINews, Siau
Sebanyak 13 korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), telah berhasil diidentifikasi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena sebagian korban tertimpa material batu dan pohon yang terbawa arus deras.
Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah, antara lain Kelurahan Bahu, Kelurahan Peling, Kelurahan Laghaeng, serta kawasan Batu Senggo, Bumbiha, Paseng, dan Bandil.
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan penanganan darurat berjalan berkat dukungan berbagai pihak.
“BPBD, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, relawan, serta masyarakat setempat bekerja sama dalam pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban,” ujarnya.
Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan. Pemerintah daerah juga terus memastikan kebutuhan mendesak warga, seperti logistik dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi. Selain itu, pendataan terhadap kerusakan rumah dan fasilitas umum telah dimulai sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan bagi warga terdampak.
Editor: Redaksi TVRINews



