FAJAR, MAKASSAR – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Makassar mulai menggodok penetapan Program Strategis Daerah (PSD) tahun 2026. Sejumlah proyek besar diusulkan, dengan pembangunan stadion di kawasan Untia sebagai salah satu prioritas utama.
Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan pembahasan PSD dilakukan bersama TAPD dan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Usulan program strategis tersebut selanjutnya akan ditelaah dan dipilih langsung oleh Wali Kota Makassar sebelum ditetapkan oleh Bappeda.
“Usulan PSD mempertimbangkan besaran anggaran, dampak signifikan bagi masyarakat, serta keselarasan dengan RPJMD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan stadion telah melalui tahap penyusunan feasibility study (FS) pada 2025. Dengan rampungnya kajian tersebut, proyek akan memasuki tahap pelaksanaan pada 2026 dan direncanakan sebagai proyek multiyears hingga 2027.
Tahapan awal dimulai dengan tender manajemen konstruksi (MK) untuk penyusunan basic design. Selanjutnya dilakukan pematangan lahan sepanjang 2026, sementara pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2027 dan stadion diharapkan dapat digunakan pada 2028.
Dinas Pekerjaan Umum akan menjadi leading sector proyek ini dengan dukungan dinas pertanahan, tata ruang, perizinan, serta lingkungan hidup termasuk AMDAL.
Selain stadion, PSD 2026 juga mencakup pembangunan sekolah unggulan sebagai proyek percontohan di sektor pendidikan, penyelesaian Mal Pelayanan Publik (MGC), program seragam gratis, penataan Kawasan Karebosi, serta pembangunan Puskesmas Pampang Baru.
“Secara keseluruhan ada sekitar 16 program strategis yang masih dalam tahap seleksi ketat agar benar-benar bisa direalisasikan,” jelas Zulkifly. (*)





