Penulis: Hesti D. Ameliasari
TVRINews, Kalimantan Selatan
Dari 18 kasus Influenza A H3N2 subclade K, yang dikenal sebagai super flu, seluruhnya terkonfirmasi berada di Kota Banjarmasin. Meski gejala yang ditimbulkan masih tergolong ringan hingga sedang, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang paling rentan.
Anak-anak, lansia, dan ibu hamil menjadi kelompok yang berisiko tinggi terpapar serta mengalami gejala lebih berat. Perbedaan daya tahan tubuh pada kelompok ini meningkatkan risiko penularan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Emma, mengimbau orang tua dan keluarga untuk lebih protektif terhadap anggota keluarga yang rentan. Masyarakat juga diminta kembali memperketat protokol kesehatan, seperti memakai masker di kerumunan, rutin mencuci tangan, serta segera memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami gejala flu berkepanjangan.
“Kelompok yang rentan adalah lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta. Himbauan untuk masyarakat adalah menerapkan perilaku hidup sehat serta menggunakan masker jika flu atau batuk,” jelas Emma, Selasa (6/1/2026).
Hingga saat ini, seluruh pasien yang terdeteksi hanya menjalani perawatan jalan. Pemerintah memastikan fasilitas dan infrastruktur kesehatan di Kota Banjarmasin masih memadai untuk menangani kasus tersebut.
Editor: Redaksi TVRINews




