Dentuman dan Kilatan Cahaya di Cianjur, Fenomena Atmosfer dan Geofisika

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat dentuman keras dan kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, berkaitan dengan fenomena atmosfer dan geofisika meski belum menemukan pemicu pastinya.

Penyelidik Bumi Utama PVMBG Supartoyo saat dihubungi Selasa, mengatakan dentuman dan cahaya kemerahan yang sempat dilihat dan dirasakan masyarakat di sejumlah kecamatan di wilayah utara Cianjur diduga dipicu fenomena energi elektromagnetik.

"Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicu-nya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut," katanya.

Sedangkan berdasarkan keterangan Bandan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menduga suara dentuman dan kilatan cahaya yang sempat terlihat warga di sejumlah kecamatan bagian utara Cianjur seperti Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi akibat aktivitas manusia.

Pasalnya ungkap Kepala BMKG Jabar Teguh Rahayu, saat peristiwa tersebut terjadi tidak ada aktifitas kegempaan dan petir di wilayah Cianjur yang terdata di BMKG Bandung, sehingga pihaknya menduga hal tersebut buatan manusia.

"Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktifitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktifitas tersebut buatan manusia," katanya

Sementara Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik dengan kejadian pada Senin malam itu, karena pihaknya masih menelusuri informasi pasti penyebab dentuman dan kilatan cahaya yang sempat meresahkan warga.

"Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada, kami sudah melakukan koordinasi dengan PVMBG dan BMKG apa penyebab suara dentuman dan kilatan cahaya yang terjadi malam itu," katanya.

Seperti diberikan warga di sejumlah kecamatan di utara Cianjur tepatnya di Kecamatan Pacet, Cipanas dan Sukaresmi, sempat mendengar suara dentuman pada Senin malam sekitar pukul 22:15 WIB, sehingga berhamburan keluar rumah.

Tidak lama berselang warga melihat kilatan cahaya kemerahan di langit, sehingga mereka memilih bertahan di luar rumah cukup lama karena takut hal yang tidak diinginkan terjadi, hingga menjelang tengah malam sebagian besar warga kembali masuk ke dalam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Intip Rapor Buruk Jay Idzes Usai Sassuolo Dibekap Juventus
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Isu Ijazah Jokowi Kembali Ramai Dibahas, Nama Prof Yudhie Haryono Ikut Disorot
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Marah Anaknya Dibilang akan Tinggalkan Juventus, Ayah McKennie: Hentikan Clickbait Omong Kosong Ini!
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Foto: Kota Paris Jadi Arena Ski Dadakan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
2 Alat Berat dan 15 Personel Diterjunkan Keruk Saluran di Wali Kota Jakbar
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.