Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat (Jakbar) menerjunkan dua alat berat dan 15 personel untuk mengeruk sedimen atau endapan lumpur di saluran penghubung (PHB) di Kantor Wali Kota Jakbar. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi genangan saat hujan di kawasan Puri Kembangan.
Pengerukan yang dimulai pada Sabtu, 3 Januari 2025. Pengerukan difokuskan pada area kolong jembatan yang cukup sulit dijangkau.
"Pengerukan manual kami prioritaskan pada bagian bawah jembatan agar sedimen yang menghambat aliran air bisa diangkat maksimal," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Barat Yopi Siregar, dikutip dari Antara, Rabu, 7 Januari 2026.
Selain alat berat dan personel, Sudin SDA Jakbar juga mengerahkan 13 unit truk untuk mengangkut sedimen lumpur di saluran tersebut. Per Selasa, 6 Januari 2026, pengerjaan sudah memasuki pengangkutan tahap dua.
Baca Juga :
Atasi Banjir, Pramono Teken Proyek JakTirta Senilai Rp2,62 Triliun"Bila kapasitas saluran kembali maksimal, tentunya potensi genangan air, baik di bagian hulu dan hilir dapat diminimalisasi. Ini bagian dari upaya kami mengantisipasi dampak musim hujan," imbuh Yopi.
Sudin SDA Jakbar tengah melakukan pengerukan endapan lumpur di 11 kali besar di wilayah setempat untuk mengantisipasi banjir. Pengerukan endapan lumpur itu bertujuan agar saluran atau kali dapat menampung lebih banyak debit air dan genangan bisa mengalir tanpa hambatan.
"Ada 11 kali yang sedang kita keruk, yaitu Kali Semongol, Kali Pesangrahan, Kali Sekretaris, Kali Cibubur, Kali Sepak, PHB Copylas, Kali Maja, Kali Mookervart (di Kalideres dan Cengkareng), PHB Taman Palem, dan PHB Wali Kota," kata Kepala Sudin SDA Jakarta Barat Purwanti, Senin, 5 Januari 2026.




