GEMPA bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, Rabu (7/1) pukul 10.02 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, berdasarkan hasil analisis parameter terbaru, episenter gempa berada pada koordinat 7,254 derajat Lintang Utara dan 126,823 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 58 kilometer.
“Gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina dengan mekanisme naik atau thrust fault,” ujar Daryono dalam keterangan resmi BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir di Indonesia agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan dampaknya serta menyampaikan informasi terbaru kepada stakeholder, media, dan masyarakat.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi. (E-4)





