GenPI.co - Gelandang Sassuolo Ismael Kone melontarkan kritik tajam kepada lini pertahanan timnya seusai dibantai Juventus.
"Kami memulai pertandingan dengan baik. Namun, sejujurnya kami bisa bermain jauh lebih baik lagi terutama dalam aspek bertahan," ujar Kone dikutip dari laman resmi klub, Rabu (7/1).
Sassuolo menjamu Juventus pada pekan ke-19 Serie A Italia 2025/26, Rabu (7/1) dini hari WIB.
Bertanding di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Sassuolo dibantai Juventus dengan skor telak 0-3.
Dari tiga gol Juventus, dua di antaranya tercipta akibat blunder fatal pemain bertahan Sassuolo.
Gol pembuka Juventus lahir dari gol bunuh diri Tarik Muharemovic pada menit ke-16.
Sementara itu, gol ketiga Juventus dicetak Jonathan David setelah memanfaatkan blunder Jay Idzes yang melakukan umpan lemah dan gagal mengarah ke penjaga gawang.
Meskipun demikian, Kone mengakui kualitas Juventus sebagai salah satu tim elite Serie A Italia.
Menurutnya, tim sekelas Juventus memang mampu menghukum setiap kesalahan kecil yang dilakukan lawan.
Namun, Kone menilai hasil akhir seharusnya bisa berbeda apabila Sassuolo tampil lebih solid di lini belakang.
"Kami seharusnya menunjukkan karakter individu yang lebih kuat. Banyak tim di Serie A Italia menerapkan pressing tinggi, dan kami sudah mempersiapkan diri untuk itu di sesi latihan," kata Kone.
Meskipun kecewa dengan hasil tersebut, Kone tetap optimistis Sassuolo mampu bangkit.
Dia yakin timnya akan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya yang tak kalah berat, yakni bertandang ke markas AS Roma.(*)
Heboh..! Coba simak video ini:




/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2018%2F06%2F26%2Fe38c1c86-787b-4db9-becb-942ae91f1166_jpeg.jpg)