Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, namanya dikaitkan dengan kursi panas di Manchester United (MU). Glasner memberikan jawaban unik ketika ditanya soal peluangnya menangani raksasa Liga Inggris tersebut.
Manajer asal Austria itu mengaku tak ingin berspekulasi terkait masa depannya di Old Trafford. Ia bahkan melontarkan candaan bernada serius saat menanggapi isu tersebut di hadapan media.
“Saya tidak diperbolehkan bertaruh. Kontrak saya memiliki satu paragraf yang melarang saya bertaruh. Dan saya tidak melihatnya," ujar Glasner dikutip dari Mirror, Rabu (7/1/2026).
Saat pertanyaan lanjutan kembali diarahkan kepadanya, Glasner tetap memilih sikap aman. Ia menegaskan profesionalisme sebagai pelatih yang masih terikat kontrak dengan Crystal Palace.
“Saya juga tidak bisa memberikan informasi rahasia. Itu juga akan melanggar kontrak saya. Saya adalah manajer Crystal Palace dan tidak masuk akal bagi Anda untuk mengajukan pertanyaan lebih lanjut tentang hal itu," katanya.
Isu pergantian manajer di Old Trafford mencuat setelah Ruben Amorim resmi dipecat pada Senin pagi. Keputusan tersebut diambil hanya 14 bulan setelah klub sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan Erik ten Hag.
Manajemen Ineos bergerak cepat dengan menunjuk Darren Fletcher sebagai manajer sementara. Klub juga berencana menunjuk pelatih interim hingga akhir musim kompetisi berjalan.
Nama Glasner menguat setelah ia sukses mempersembahkan Piala FA dan Community Shield bersama Crystal Palace. Prestasi tersebut membuatnya dinilai layak menangani klub besar dengan tekanan tinggi seperti Manchester United.
Meski demikian, situasi Glasner di London selatan tidak sepenuhnya mulus. Ia beberapa kali terlihat menyuarakan kebutuhan klub untuk meningkatkan ambisi agar bisa terus bersaing di level tertinggi.
Crystal Palace sendiri terancam kehilangan sejumlah pilar penting dalam waktu dekat. Eberechi Eze telah lebih dulu hengkang ke Arsenal pada musim panas lalu.
Sebelumnya, Michael Olise memilih melanjutkan karier bersama Bayern Munich. Kini, masa depan Marc Guehi juga menjadi tanda tanya besar.
Bek tengah Palace tersebut diminati dua raksasa Premier League, yakni Manchester City dan Liverpool. Kontrak Guehi yang segera berakhir membuat situasi semakin rumit.




