Presiden Prabowo Subianto kagum dengan petani Indonesia yang selalu mendukung perjuangan kemerdekaan negara ini. Prabowo mengatakan petani adalah yang paling merah putih di Republik Indonesia.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2025). Awalnya, Prabowo mengatakan bahwa saat Indonesia merdeka, negara ini belum memiliki anggaran. Namun, saat itu yang mendukung perang kemerdekaan adalah para petani.
"Tidak ada anggaran, belum ada kementerian keuangan, belum ada pajak, belum ada bea cukai, siapa yang biayai pejuang-pejuang?" ujar Prabowo.
"Yang mendukung perang kemerdekaan adalah rakyat Indonesia. Yang memberikan makan pada tentara pejuang, para petani di Indonesia," sambungnya.
Prabowo kemudian bercerita tentang pengalamannya saat menjadi tentara pada tahun 1970. Ia mengenang momen saat berlatih di desa dan disuguhi makanan dan minuman oleh warga yang menjadi petani.
"Saya termasuk tentara tahun 70, tapi saya merasakan setiap saya latihan di desa-desa Jawa Tengah dan Jawa Barat, rakyat keluar dari rumah, rumah sederhana, gedek yang lantainya masih tanah. Mereka keluar dari rumah, memberi minuman teh, pisang, singkong kepada kami," kenang Prabowo.
Prabowo kagum dengan para petani saat menyuguhi makanan kepada para tentara. Padahal, mereka harus mengambil air dan kayu yang jauh dari rumahnya.
Berdasarkan pengalaman ini, Prabowo yakin petani merupakan paling setia pada bangsa ini. Prabowo mengatakan petani adalah yang paling merah putih di Indonesia.
"Para petani lah yang paling setia. Yang paling loyal dan yang paling merah putih di Republik Indonesia ini," kata Prabowo.
Namun, Prabowo masih melihat petani dan nelayan kurang dihormati. Padahal, jasa petani dan nelayan begitu besar.
"Saya tidak habis pikir, puluhan tahun para petani kita, para nelayan kita kurang dihormati, kurang dibela, kurang dilindungi," ungkapnya.
(rdp/tor)





