Mentan Amran Pede RI Bisa Ekspor Beras pada 2026

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman optimistis Indonesia bisa merealisasikan ekspor beras pada 2026. Menurutnya, ekspor beras bisa dilakukan apabila serapan Perum Bulog bisa menyamai seperti pada 2025 lalu.

Pernyataan ini diutarakan oleh Amran di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan.

“Aku tidak minta lebih, sama saja [serapan]. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini dan itu sejarah pertama Indonesia,” tutur Amran dalam gelaran tersebut, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Amran mencatat sepanjang 2025 Indonesia memproduksi gabah setara beras sebanyak 34 juta ton. Berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi beras tahun ini direvisi menjadi 34,77 juta ton atau naik dari target atau proyeksi semula pada 32,07 juta ton.

Tidak Impor Gula Kristal Putih

Selain itu, Amran juga percaya diri pada 2026 ini Indonesia tidak akan mengimpor gula kristal putih (GKP). Dia menyebutkan ada proyek perkebunan tebu besar di Jawa Timur yang akan membuat pemerintah bisa memenuhi kebutuhan.

“Ada beberapa poin kami sampaikan. Produksi kita 34 juta ton. Rencana tahun ini. Ini ada PTP 50 persen tebu di Jawa Timur. Kita tidak impor gula putih tahun ini,” katanya.

Mengutip laman Instagram PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), @sinergigulanusantara yang merupakan anak perusahaan dari Subholding Perkebunan PTPN III (Persero), perusahaan berencana melakukan penanaman kembali atau replanting tebu dengan anggaran Rp 9,95 triliun.

Replanting tersebut merupakan bagian dari program hilirisasi perkebunan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian atas arahan Prabowo. Replanting ini juga diharapkan bisa membuka 1,6 juta lapangan kerja. PT SGN memiliki beberapa pabrik gula yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, salah satunya Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengatakan capaian swasembada dan peningkatan kinerja sektor pertanian bukanlah hasil kerja satu kementerian semata, melainkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

Amran juga mengapresiasi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam mendukung pembangunan food estate, termasuk rencana lanjutan ke arah hilirisasi pangan. Kemudian Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang dinilainya sangat cepat menerbitkan regulasi pendukung sektor pertanian.

Amran juga memuji kinerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang disebutnya sebagai mitra kerja paling intens, bahkan kerap berkoordinasi pada dini hari. Selain itu, Mendagri Tito Karnavian disebut sebagai 'penjaga inflasi Indonesia' karena perannya dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Amran juga mengungkapkan langkah tegas pemerintah dalam pengawasan pupuk dan distribusi pangan. Sepanjang satu tahun terakhir, Kementerian Pertanian telah mencabut sekitar 2.300 izin terkait pupuk karena pelanggaran harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Tak hanya itu, sebanyak 92 pejabat internal kementerian dicopot, bahkan sebagian diproses hukum.

“Jadi kalau lima tahun, kalau kami ditakdirkan kalau tidak reshuffle, ini berarti dua kali seribu, Bapak Presiden, habis. Jadi kami beritahu, kinerja tidak baik, main-main, perintah Bapak Presiden, kamu harus dicopot,” tuturnya.

Dari sisi anggaran dan dampak ekonomi, Amran menyebut alokasi anggaran pertanian tahun ini mencapai sekitar Rp 40 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.

Dampaknya, ekspor pertanian nasional mencapai Rp 629 triliun, sementara impor turun hingga Rp 321 triliun. Ekspor pertanian juga tercatat meningkat 33 persen.

Kemudian dari sisi pupuk, Amran mengatakan pada tahun 2025 terdapat arahan untuk menurunkan harga pupuk 20 persen.

“Seperti pesan Bapak Presiden, (harga pupuk subsidi) turun 20 persen, naik volumenya 700 persen dan bangun pabrik tujuh. Tanpa membebani pemerintah Bapak Presiden. Insyaallah lima (tahun) kita resmikan sebelum 2029,” jelasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kayu Gelondongan Bencana Sumatera Boleh Dimanfaatkan Warga, Mendagri: Jangan Dijual
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Mayoritas Pemilih Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Ogah Pilkada Melalui DPRD
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Belum Juga Resmi Memimpin Pertandingan, Pelatih Anyar Chelsea Sudah Ledek Salah Satu Pemainnya
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Bursa Cermati Pergerakan 4 Saham yang Naik Tak Wajar, Investor Hati-hati!
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dari JIS ke LRT, Jakpro Tuntaskan Penugasan Strategis Pemprov di 2025
• 7 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.