Profil Pesawat CN-235 yang Disebut Digunakan AS dalam Operasi Penangkapan Maduro

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pesawat CN-235 buatan Indonesia menjadi perbincangan usai The New York Times melaporkan, pesawat tersebut masuk daftar yang terlibat operasi militer AS dalam penangkapan Nicolas Maduro di Venezuela.

Untuk diketahui, Pesawat CN-235 merupakan pesawat angkut taktis yang diproduksi dari hasil kerja sama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dengan perusahaan pabrikan pesawat asal Spanyol, CASA. 

Sementara dalam operasi ‘Absolute Resolve’, AS meluncurkan 150 pesawat dari sekitar 20 pangkalan darat dan laut di seluruh Belahan Bumi Barat.

Selain CN235, operasi tersebut melibatkan pesawat pembom B-1, jet tempur F-22, F-18, F-35, pesawat pengintai E-2, helikopter, serta sejumlah besar drone yang dikendalikan dari jarak jauh. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });
Profil Pesawat CN-235

Melansir dari laman resmi PTDI, CN235 adalah salah satu produk andalan buatan pabrikan dalam negeri. CN235 adalah pesawat yang dikembangkan oleh perusahaan CASA Spanyol dan PTDI Indonesia sejak tahun 1980-an.

Pada akhir tahun 1990-an, CASA diakuisisi oleh Airbus dan memutuskan untuk menghentikan produksi pesawat CN235. Namun, PTDI tetap meneruskan membuat pesawat itu, maka jadilah pabrikan asal Bandung itu sebagai pemain tunggal pembuat CN235 untuk memasok kebutuhan di dalam dan luar negeri. 

Baca Juga

  • PT DI akan Produksi 20 Pesawat CN235 untuk Setiap Matra TNI
  • PTDI Ekspor CN235 ke Nigeria, Pasar Baru di Afrika
  • Intip Kecanggihan Pesawat CN235 Buatan PTDI

Pesawat yang cukup digemari oleh militer luar negeri ini karena irit bahan bakar, perawatan mudah, hingga fleksibilitasnya menjadi faktor-faktor penunjang dari pesawat besutan anak bangsa. 

Tak hanya unggul dari sisi desain dan teknologi, CN235 yang mampu membawa muatan hingga 5.200 kilogram tersebut juga dikenal memiliki high reliability dan easy for maintenance, menjadikan biaya operasionalnya relatif rendah dan efisien.

Dia juga memiliki kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL), pesawat ini mampu beroperasi di landasan pendek atau tidak beraspal, sangat cocok untuk berbagai macam misi dan juga untuk negara kepulauan seperti Indonesia maupun wilayah terpencil di negara lain.

Pesawat ini juga menawarkan konfigurasi multipurpose dan quick-change, yang memungkinkan transisi cepat berbagai konfigurasi seperti angkut penumpang, evakuasi medis, logistik/kargo, VIP/VVIP, patroli maritim (MPA), hingga versi sipil. 

Pesawat ini memiliki ketahanan terbang hingga 11 jam dan 20 menit. Selain itu, dengan konsep bodi lebar dan kabin bertekanan dan mampu deteksi target/objek kecil, pesawat ini tangguh untuk berbagai misi khusus. 

Sementara versi sipil, CN 235-220 dapat terbang pada ketinggian hingga 25.000 kaki dengan kecepatan mencapai 237 kts tanpa kehilangan karakteristik pesawat saat sedang terbang rendah. 

Pesawat ini dilengkapi dengan 2 mesin termutakhir turboprop General Electric GE CT7-9C dengan masing-masing mampu mengeluarkan tenaga sebesar 1.750 SHP. 

Di kelasnya, CN 235-220 memiliki kemampuan manuver yang sangat baik, dengan respon mesin yang sangat baik memiliki kemampuan hot and high performance yang luar biasa sehingga mengurangi penggunaan bahan bakar dan membuat pesawat ini bisa terbang sampai 11 jam.

Pesawat ini telah digunakan secara luas dalam misi pengangkutan udara harian, penempatan dan dukungan logistik untuk pasukan penjaga perdamaian, dan misi 'sipil' lainnya untuk kepentingan masyarakat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Penganiayaan di Mappi Papua, Pemuda Mabuk Adang dan Bacok Pemotor
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Wamen PU Dorong Operasional IPAL Sijenjang di Jambi Demi Lindungi Kualitas Air Tanah
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Jaksa ke Pengacara Nadiem: Fokus Proses Hukum, Jangan Giring Opini Publik
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Pesan Pemuda Katolik Usai Hadiri Penutupan Tahun Yubelium di Vatikan
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bantah Digeledah, Kemenhut Sebut Kejaksaan Datang Cocokan Data Perubahan Hutan Lindung di Masa Lalu
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.