Fasilitas Kesehatan di Wilayah Terdampak Banjir Bandang Sumatera Berangsur Pulih

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Sebanyak 87 rumah sakit sudah bisa melayani pasien.

Fasilitas Kesehatan di Wilayah Terdampak Banjir Bandang Sumatera Berangsur Pulih. (Foto: YouTube/BNPB)

IDXChannel—Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan layanan kesehatan di provinsi terdampak banjir bandang di Sumatera mulai berangsur pulih setelah melewati beberapa tahap penanganan intensif. 

Dalam siaran pers BNPB, Rabu (7/1/2026), sejak bencana terjadi presiden memerintahkan Kemenkes untuk memastikan layanan kesehatan di wilayah terdampak dapat kembali berfungsi secepatnya. 

Baca Juga:
Korban Tewas Bencana Sumatera Capai 1.178 Jiwa, Mayoritas Berada di Aceh

“Begitu bencana terjadi, saya diperintahkan Presiden untuk memastikan layanan kesehatan segera pulih. Rumah sakit menjadi prioritas karena menyangkut penyelamatan nyawa,” kata Budi.

Pada tahap awal penanganan, Kemenkes memprioritaskan pemulihan layanan rumah sakit. Dari total 87 rumah sakit yang terdampak, sembilan di antaranya sempat berhenti beroperasi akibat banjir dan kerusakan berat. 

Baca Juga:
Kementerian PU Sebut Progres Huntara di Aceh Tamiang Capai 75 Persen

Melalui pembentukan Health Emergency Operation Center (HEOC) dan dukungan lintas sektor, seluruh rumah sakit terdampak berhasil kembali beroperasi dalam waktu dua minggu, meski belum berfungsi secara penuh.

“Dalam dua minggu, seluruh 87 rumah sakit sudah bisa melayani pasien kembali. Ada yang belum 100 persen karena masih lumpur atau alat rusak, tapi pelayanan dasar sudah berjalan,” ujar Budi.

Baca Juga:
PTPP dan Danantara Bangun 600 Unit Hunian Sementara di Aceh Tamiang

Memasuki tahap kedua pada pekan ketiga Desember, Kemenkes fokus memulihkan layanan Puskesmas. Dari 867 Puskesmas terdampak, sebanyak 152 di antaranya sempat berhenti beroperasi karena terendam banjir parah. 

Hingga awal Januari 2026, tersisa tiga Puskesmas di Aceh yang belum dapat beroperasi, dua di antaranya harus dibangun ulang karena mengalami kerusakan total.

“Puskesmas ini krusial karena melayani warga di sekitar dan pengungsi. Target kami, masyarakat tidak perlu ke rumah sakit jika bisa ditangani di Puskesmas,” jelasnya.

Untuk memastikan layanan kesehatan di sekitar 1.000 titik pengungsian tetap berjalan, Kemenkes juga menurunkan sekitar 4.000 relawan kesehatan dari berbagai institusi. 

Termasuk TNI-Polri, rumah sakit pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga lembaga kemanusiaan. Para relawan ditempatkan bergilir setiap dua hingga tiga minggu, dengan jumlah sekitar 700–900 orang setiap periodenya.

Sejak awal Januari, penanganan memasuki tahap ketiga berupa pemulihan menyeluruh. Kali ini fokus diarahkan pada perbaikan alat kesehatan, ambulans, serta fasilitas penunjang lain yang rusak akibat banjir. 

Hingga kini, ratusan ambulans telah diperbaiki berkat kerja sama dengan berbagai pihak swasta dan teknisi lapangan. Selain itu, laboratorium Puskesmas yang rusak, termasuk fasilitas pemeriksaan TBC, juga mulai diperbaiki atau diganti. 

Kemenkes juga melibatkan donatur untuk mempercepat pemulihan fasilitas yang membutuhkan pengadaan alat baru. Budi menegaskan, penanganan kesehatan pascabencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. 

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan tingginya solidaritas masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Belajar dari COVID, masalah kesehatan harus dikerjakan bersama. Modal sosial masyarakat Indonesia sangat tinggi, tugas kami adalah mengoordinasi dan memfasilitasi,” ucapnya.

Dengan pemulihan rumah sakit dan Puskesmas yang hampir rampung, Menkes berharap layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana Sumatera dapat semakin stabil dan siap mendukung proses pemulihan jangka menengah masyarakat.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Takut Kena Cancel Culture, Inara Rusli Tetap Taati Insanul Fahmi Sebagai Suami
• 3 jam laluinsertlive.com
thumb
Jaksa Mulai Mengincar Aset Nadiem Makarim di Dharmawangsa
• 56 menit lalujpnn.com
thumb
Sumur Bor Warga Keluarkan Cairan seperti Minyak, Pemkab Bangkalan Akan Uji Laboratorium
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Kemlu Cek Kondisi WNI Usai Belanda Dilanda Badai Salju
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Bisa Tinjau Rekam Medis
• 15 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.