Program Pencegahan Banjir di Kota Cirebon kembali Dilanjutkan Tahun Ini

mediaindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita

PENANGANAN dan pencegahan banjir akan tetap dilanjutkan tahun ini di Kota Cirebon. Koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan bersama bencana banjir pun dilakukan.

“Rencana kerja kami pada 2026 ini masih tidak jauh dari persoalan banjir," tutur Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat, Rabu (7/1).

Pada 2025 lalu, tambahnya, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km. Dari normalisasi tersebut, dampak positif pengurangan banjir pun sudah mulai terlihat.

“Diantaranya banjir yang terjadi di Jalan Cipto sebagian sudah bisa kita selesaikan. Memang tidak hilang sama sekali sih, tapi tetap kita dorong supaya semuanya bisa selesai,” tambahnya.

Berkurangnya banjir di ruas jalan Ciptomangunkusumo dikarenakan sudah dibuatnya dua inlet di titik tersebut. Inlet adalah pintu masuk yang memastikan aliran fluida terkendali menuju tujuan tertentu, baik untuk pembuangan maupun sirkulasi.

Namun dua inlet itu ternyata belum cukup, sehingga tahun ini direncakan ada penambahan 2 atau 3 titik inlet lagi di ruas jalan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan melanjutkan penanganan banjir di ruas jalan Ciremai Raya, yang setiap hujan deras digenangi oleh banjir. Banjir di titik  tersebut disebabkan air tidak bisa masuk ke Sungai Cikenis akibat meluapnya Sungai Cikalong.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Cikalong meluap,” tambah Rachman.

Akibatnya aliran air dari Sungai Cikenis tidak masuk ke Sungai Cikalong, sehingga air berbalik. Air dari Sungai Cikalong justru masuk ke Sungai Cikenis dan masuk ke drainase di Jalan Ciremai Raya.

Tahun ini, lanjut Rachman, mereka akan berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk membuat pintu air. Selain itu, masih di titik yang sama, pompanisasi juga akan dilakukan.

“Karena kalau kita lihat, kondisi sungai Cikenis sebenarnya masih mampu menampung air. Artinya kalau kita melakukan pompanisasi, masih bisa kita lakukan,” tambahnya.

Selanjutnya DPUTR juga akan melibatkan masyarakat sekitar untuk mengoperasikan dan menjaga pintu air atau melakukan pompanisasi.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Lampaui Target, PNBP Sektor ESDM Capai Rp 138 T di 2025
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ada Bukti Baru Kaitan Pengawet Makanan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Tipe 2
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: 'Takut Ada Teman Saya di Situ'
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Kemarin, pemulihan UMKM terdampak bencana hingga waspada penipuan BSU
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Rusia Kecam Rencana Pasukan Perdamaian Ukraina-Eropa
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.