Dunia Dinilai Kurang Aman Usai Serangan AS di Venezuela

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jenewa: Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menilai dunia menjadi kurang aman setelah Amerika Serikat melakukan intervensi militer di Venezuela. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa, 6 Januari 2026, sebagai respons atas operasi militer AS yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Menurut OHCHR, pasukan Amerika Serikat menyingkirkan Maduro dalam operasi mendadak pada akhir pekan lalu. Maduro kini menghadapi empat dakwaan pidana di Amerika Serikat, termasuk tuduhan narkoterorisme. Sementara itu, wakil presiden Venezuela telah dilantik sebagai presiden sementara.

Baca Juga :

AS Ambil Alih 50 Juta Barel Minyak Milik Venezuela
OHCHR menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar prinsip dasar hukum internasional. Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) menyatakan bahwa negara tidak boleh mengancam atau menggunakan kekuatan terhadap keutuhan wilayah dan kemerdekaan politik negara lain.

“Operasi ini jelas melemahkan prinsip fundamental hukum internasional,” demikian pernyataan OHCHR.

Juru bicara utama OHCHR, Ravina Shamdasani, mengatakan komunitas internasional perlu bersatu dan menyuarakan sikap tegas atas pelanggaran tersebut.

“Masyarakat internasional harus bersatu dengan satu suara untuk menegaskan prinsip itu,” ujarnya kepada wartawan, dikutip dari AsiaOne, Rabu, 7 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa intervensi militer tersebut bukanlah kemenangan bagi hak asasi manusia. Menurutnya, tindakan itu justru merusak tatanan keamanan internasional dan membuat setiap negara menjadi kurang aman.

OHCHR menekankan bahwa masa depan Venezuela harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri, karena ketidakstabilan dan militerisasi hanya akan memperburuk situasi hak asasi manusia di negara tersebut.

(Keysa Qanita)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tahun 2025 Falun Gong Menyebar ke Seluruh Dunia,  Hanya Partai Komunis Tiongkok yang Justru Memperberat Penganiayaan
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Arab Saudi-UEA Makin Panas, Riyadh Tuduh Abu Dhabi Bawa Kabur Pemimpin Separatis Yaman
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Ingatkan BGN Utamakan Kualitas MBG, Jangan hanya Kejar Kuota
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Herwin Sudikta ke Kejagung: Kalau Bukan Geledah, Terus Itu Apa?
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
AS Roma Mulai Bergerak! Negosiasi Transfer Radu Dragusin dengan Tottenham Dibuka
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.